Gatot Sebut KAMI Bawa Keuntungan Bagi Pendemo Bayaran, Ini Alasannya

Senin, 28/09/2020 18:42 WIB
Presidium KAMI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo. (Foto: Antara)

Presidium KAMI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo. (Foto: Antara)

Surabaya, law-justice.co - Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo menyebut kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) memberikan keuntungan tersendiri bagi pednemo bayaran. Hal itu disampaiakn oleh Gatot setelah dirinya ditolak di Jawa Timur.

Dia ditolak oleh massa Koalisi Indonesia Tetap Aman (KITA). Massa demo dan memblokade pintu masuk Gedung Juang 45.

"Saya mengimbau KAMI, bahwa kita harus bersyukur. Karena yang demo di sana karena kehadiran KAMI akhirnya ada demo. Demo kan dibayar. Dalam ekonomi susah seperti ini, ada rekan-rekan yang kesulitan dan ada tawaran ya diterima," kata Gatot di Masjid Assalam Puri Mas Surabaya seperti dilansir dari detikcom, Senin (28/9/2020).

Gatot kemudian menyebut, kondisi ekonomi anggota KAMI Jatim lebih baik. Karena menurutnya, anggota KAMI mengeluarkan biaya pribadi untuk membeli bensin menuju Gedung Juang 45. Berbeda dengan pendemo di Gedung Juang 45 yang malah dibayar.

"Itu kan beda, kalau KAMI ke sana keluar (ongkos) bensin dan sebagainya. Kondisinya lebih baik. Maka semua saya ajak berdoa agar semua yang demo di Jabal Nur dan Gedung Juang 45, kembali ke rumah masing-masing dengan selamat dan membawa uang sekadarnya untuk keluarganya," jelasnya.

Mantan Panglima TNI ini juga menilai, keberadaan KAMI membawa berkah bagi para demonstran yang ada di Surabaya. "Jadi keberadaan KAMI itu membawa berkah. Besok lagi demonya yang banyak lagi. Jadi ada rezeki buat kawan-kawan kita yang ikut demo," tutupnya.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar