Bukan Resesi Ekonomi, Ini yang Paling Ditakuti Pengusaha

Minggu, 27/09/2020 18:39 WIB
Ilustrasi Resesi (Dakwatuna.com)

Ilustrasi Resesi (Dakwatuna.com)

Jakarta, law-justice.co - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 hampir pasti tumbuh minus, dan resesi sudah nyata yang sedang berlangsung saat ini.

Kendati resesi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menuturkan pengusaha masih optimistis ada peluang kebangkitan di kuartal IV. Hanya saja, ada syarat dan ketentuan yang berlaku untuk mewujudkan kebangkitan tersebut.

"Kalau kita lihat ya intinya kalau misalnya, kalau kuartal III ini kan kita udah pasti terkontraksi ya hampir pasti minus," ujarnya, dikutip dari CNBCIndonesia.com, Minggu (27/9/20).

Sarman menegaskan bagi pengusaha bukan soal kondisi resesi atau tidak, tapi perlu ada kepastian kapan pandemi covid-19 ini akan berakhir. Bila pandemi belum pasti sampai kapan, justru itu lah yang paling ditakuti pengusaha.

"Sebenarnya peluang kita sangat sangat bisa positif apabila kita bisa cepat menyelesaikan daripada pandemi ini," katanya.

Adapun sektor yang diharapkan jadi penopang pertumbuhan adalah perdagangan dan jasa. Secara lebih spesifik, dia punya harapan besar sektor tersebut bisa berpenetrasi positif di DKI Jakarta.

"Tentu memang sektor perdagangan ini ya, itu menjadi salah satu juga yang kita harapkan juga cepat bangkit. Apalagi kalau kita bicara Kota Jakarta," jelasnya.

Menurutnya, Jakarta akan lekas bangkit jika pergerakan manusia sudah normal. Artinya, tidak ada pembatasan lagi sehingga ada kebebasan untuk seluruh sektor usaha bisa buka.

"Ini akan cepat dari sektor perdagangan dan jasa. Ini akan cepat memicu pertumbuhan ekonomi. Makanya kami juga sampaikan bahwa walaupun kita melihat pertumbuhan ekonomi Jakarta minus 8,22%, tapi kita yakin ketika nanti hidup kembali di Jakarta itu akan lebih cepat melaju positif itu loh," katanya.

"Jadinya artinya bahwa ini semua akarnya adalah bagaimana kita mempercepat menemukan vaksin ini, dengan disiplin kita bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan sehingga kita harapkan bahwa penyebaran virus Corona ini bisa kita tekan, bisa normal kembali, sehingga berbagai aktivitas usaha dan bisnis kita bisa kita picu dan kita cepat bangkit dari keterpurukan ini," tutupnya.

 

(Hendrik S\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar