Sangat Ingin Pulang ke Indonesia: Habib Rizieq: Umat Rindu Saya!

Minggu, 27/09/2020 13:38 WIB
Habib Rizieq (Breakingnews.co.id)

Habib Rizieq (Breakingnews.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyatakan kalau dirinya sangat ingin pulang ke Indonesia.

Bahkan, Habib Rizieq yang sudah lama tinggal di Arab Saudi, mengaku rindu berdakwah di hadapan umat Islam di Tanah Air.

Hal tersebut dikatakan Ketua PA 212 Slamet Maarif sekaligus menanggapi pertanyaan musisi kondang Ahmad Dhani.

Awalnya, Dhani ingin mengetahui kabar Rizieq. Kemudian, Dhani memastikan soal kabar kepulangan tokoh yang saat ini berada di Arab Saudi itu.

"Jadi kalau umat rindu beliau (HRS), beliau lebih rindu dengan umat di Indonesia. Sehingga beliau sangat-sangat serius ingin kembali ke Indonesia, berkumpul lagi dengan umat, berdakwah lagi untuk tegaknya Islam di Indonesia. Itu sangat kuat keinginan itu," katanya dalam video di kanal YouTube Front TV.

Lanjutnya, ia pun menuturkan bahwa Rizieq tidak berniat minta bantuan kepada pemerintah terkait upaya kepulangannya.

"Kalaupun pemerintah menawarkan, belum tentu juga, belum mau. Beliau akan berusaha sendiri, berikhtiar sendiri untuk berupaya agar pulang ke Tanah Air," ujar Slamet.

Sebagaimana diketahui, Habib Rizieq Shihab telah tiga tahun lebih menetap di Arab Saudi yakni sejak 26 April 2017.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid (HNW) menyatakan pihaknya akan memfasilitasi dialog pemulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab dengan DPR RI.

Hal ini disampaikan untuk menanggapi permintaan Juru Bicara Presidium Alumni 212 (PA 212) Haikal Hassan yang meminta kepada HNW agar Habib Rizieq diberi kesempatan berdialog dengan Komisi III DPR RI.

"Untuk Komisi III, Insya Allah kita ikut komunikasikan dengan Komisi III dan Komisi I juga, di Komisi III ada Habib Abubakar Alhabsyi, habib kita juga. Komisi I Insya Allah bagian dari pimpinan Komisi I kawan-kawan dari PKS, kita siap Insya Allah," katanya dalam diskusi bertajuk Pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik pada Minggu lalu.

Mendengar hal tersebut, Haikal Hassan lantas menanggapi serius pernyataan HNW. Ia lantas berencana untuk mengirimkan surat resmi terkait dialog tersebut.

"Nanti surat secara resmi akan kami layangkan. Insya Allah dengan statement ini yang dilihat oleh semua, ini jadi bukti bahwa kita semua mencintai dan menanti negara untuk turut andil, untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujarnya.

Simak pernyataan lengkapnya dalam video berikut:

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar