Rano Karno Jadi Juru Kampanye Ponakan Prabowo di Pilkada Tangsel

Jum'at, 25/09/2020 23:42 WIB
Rano Karno (bisniswisata.co.id)

Rano Karno (bisniswisata.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Sekretaris Tim Pemenangan pasangan nomor urut 1 Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Wanto Sugito menyatakan mantan Gubernur Banten Rano Karno dan Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristianto akan dikerahkan menjadi juru kampanye pasangan tersebut dalam Pilkada Kota Tangerang Selatan 2020.

Wanto menyatakan bahwa Rano merupakan salah satu anggota DPR RI dari PDIP yang terpilih dari daerah pemilihan Tangerang Raya. Sementara Hasto merupakan petinggi Dewan Pimpinan Pusat PDIP.

"Kalau PDIP kan secara internal, dari Dapil Banten 3 ada Pak `Doel` Rano Karno pasti diwajibkan jadi jurkam. Termasuk Sekjen [PDIP] mas Hasto juga," kata Wanto kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/9).

Lebih lanjut, Wanto berharap tingkat popularitas Rano Karno nantinya bisa mendongkrak dukungan masyarakat Tangsel bagi pasangan Muhamad-Saraswati.

Sebelum terjun ke dunia politik, Rano dikenal sebagai seorang aktor, penyanyi hingga sutradara kawakan Indonesia. Dunia hiburan pun masih digeluti oleh pemeran utama `Si Doel Anak Sekolahan` itu sampai saat ini meski disibukan dengan dunia politik di parlemen. Rano saat ini terdaftar sebagai anggota Komisi X DPR RI.

Tak hanya Rano, Wanto menyatakan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP lain yang berasal dari Dapil Tangerang Raya akan menjadi jurkam bagi pasangan Muhamad-Saraswati.

"Pak Marinus Gea dan Ananta Wahana pasti diwajibkan jadi jurkam Pilkada," ujar dia, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (25/9/2020).

Disisi lain, Wanto belum mendapatkan informasi bila seluruh ketua umum partai politik pengusung pasangan Muhamad-Saraswati akan tergabung dalam juru kampanye.

Ia menyatakan bahwa keputusan akhir terkait juru kampanye pasangan Muhamad-Saraswati masih digodok lebih lanjut dengan parpol koalisi.

Muhamad-Sara sendiri diusung oleh koalisi lima partai di DPRD Tangsel. Lima partai itu adalah PDIP, Gerindra, PAN, PSI, dan Hanura.

"Apakah nanti Pak Prabowo dan Bu Megawati juga kita belum tau. Semua punya kemungkinan. Tapi tentu tiap DPP partai punya informasi dan suratnya [resmi jurkam] akan turun ke DPC," kata dia.

(Hendrik S\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar