Tingkah DAF yang Masih Sempat Bermain Game Usai Mutilasi Rinaldi

Senin, 21/09/2020 14:52 WIB
Dua pelaku mutilasi di Kalibata City (detikcom)

Dua pelaku mutilasi di Kalibata City (detikcom)

Jakarta, law-justice.co - Polisi terus mengungkap fakta di balik peristiwa pembunuhan dan mutilasi yang terjadi di Kalibata City. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus pelaku DAF (26) sempat bermain game online usai melanjutkan mutilasi terhadap sisa jasad RHW di apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (13/9) lalu.

"Bahkan si DAF ini sembari menunggu LAS tidur dia sempat bermain game online," kata Yusri seperti dilasnir dari jpnn.com, Senin (21/9/2002).

Kemudian keesokan harinya pada Senin (14/9/2020) koper kedua yang berisi jasad korban yang telah dimutilasi di antar ke apartemen di daerah Kalibata itu.

Sementara masih di tanggal yang sama, pelaku membersihkan bercak darah jasad korban. Sembari memikirkan dan mencari sewa kontrakan yang ada di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

"Yang dia cari adalah kontrakan yang ada tanah kosong di belakangnya. Karena memang dia ada niatan untuk menghilangkan barang bukti dengan cara menguburkan jenazah tersebut," ujarnya.

Adapun, perlengkapan yang dibawa korban saat menyewa apartemen di daerah Kalaibata City tersebut di antaranya, cat, seprai, dan gergaji.

Saat ini polisi telah menjerat dua pelaku DAF dan LAS dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Polisi juga menjerat mereka dengan Pasal 338 juncto Pasal 365 KUHP karena motivasi DAF dan LAS ialah menguasai barang-barang berharga milik korban.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar