Baku Tembak dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Sabtu, 19/09/2020 20:28 WIB
Ilustrasi penembakan (tribunnews)

Ilustrasi penembakan (tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Kontak tembak TNI dengan kelompok kriminal di sekitar Koramil Persiapan Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, terjadi pada Sabtu (19/9/2020) pukul 13.20 WIT. Kontak tembak tersebut menyebabkan satu prajurit TNI gugur.

Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria menuturkan, prajurit yang gugur tersebut ialah Pratu Dwi Akbar Utomo, anggota yang tergabung dalam satuan tugas bawah kendali operasi (BKO) aparat teritorial. Dia menjelaskan, korban yang merupakan anggota Yonif 711/RKS/Brigif 22/OTA, Kodam XIII/MDK yang di-BKO ke Kodam XVII Cenderawasih, meninggal akibat luka tembak yang dideritanya.

Dalam kontak tembak yang terjadi pukul 13.20 WIT itu menyebabkan korban tertembak dan sempat dibawa ke puskesmas Sugapa.

"Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri saat ini melaksanakan penyisiran di sekitar tempat kejadian," ujar Reza, dikutip dari JPNN.com, Sabtu (19/9/2020).

Dia menambahkan satgas apter yang bertugas di Papua akan menyiapkan koramil dan kodim baru.

"Pembentukan kodim dan koramil dalam rangka membantu pemerintah daerah melaksanakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," kata Reza.

Pada September ini, tercatat tiga kasus penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil dan TNI hingga menewaskan dua anggota TNI-AD dan satu warga sipil serta dua sipil lainnya terluka.

Adapun nama-nama korban yaitu Selasa (15/9/2020) dua tukang ojek terluka, Kamis (17/9/2020) dua orang meninggal yakni Serka Sahlan dan Badawi yang berprofesi tukang ojek, serta Sabtu (19/9/2020) kembali terjadi kontak tembak yang menewaskan Pratu Dwi Akbar Utomo.

(Hendrik S\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar