Usai Ditembak, Tentara OPM Bacok Wajah Anggota TNI Hingga Tewas

Jum'at, 18/09/2020 13:48 WIB
Petinggi OPM Goliath Tabuni (kiri) dan Lekagak Telenggeng. (Tribun)

Petinggi OPM Goliath Tabuni (kiri) dan Lekagak Telenggeng. (Tribun)

Papua, law-justice.co - Seorang anggota TNI harus meregang nyawa dengan mengenaskan usia ditembak oleh kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sebab, usai ditembak, tentara OPM ini langsung membacok wajah anggota TNI tersebut dengan parang hingga tewas.

Persitiwa itu terjadi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Melasnir viva.co, dari informasi yang didapatkan, kepala prajurit TNI bernama Serka Sahlan itu dibacok dua kali oleh pelaku. Bahkan, salah satu luka sangat parah, karena luka tebasan memanjang dari mulai kening sebelah kanan hingga dagu sebelah kiri.

Penyerangan itu terjadi pada Kamis (18/9/2020) sekira pukul 14:10 WIT. Saat itu Serka Sahlan dan 7 rekannya yang tergabung dalam Satuan Tugas Aparat Teritorial (Satgas Apter) dalam perjalanan membawa logistik dari Markas Koramil Persiapan Hitadipa.

Satgas Apter bergerak dengan menggunakan 6 unit sepeda motor menuju Kampung Hitadipa. Namun di tengah perjalanan, rombongan diserang kelompok bersenjata. Dan kontak senjata terhindarkan.

Kontak senjata tak berlangsung lama, hanya sekitar tiga menit saja, sebab kelompok penyerang sudah melarikan diri. Setelah itu tim menemukan Serka Sahlan sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka tembak dengan luka tebasan di wajahnya.

Sejam kemudian, aparat gabungan dari Intan Jaya, mulai dari Satuan Tugas Mandala, Koramil Sugapa, Yonif R 400 dan Satgas Brimob melakukan evakuasi. Dan jenazah Serka Sahlan dievakuasi ke Puskesmas Sugapa.

Tak cuma menembak mati Serka Sahlan, dilaporkan juga kelompok bersenjata OPM mencuri senjata api milik korban, yakni senjata serbu jenis FNC alias SS1.

Jenazah Serka Sahlan telah dievakuasi dari lokasi dan rencananya siang ini akan diterbangkan ke Timika, untuk selanjutnya dibawa ke Makassar. Untuk diketahui, Serka Sahlan merupakan prajurit TNI yang berstatus sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Kodim Persiapan. Dia merupakan prajurit dari Kodim 1404/Pinrang.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar