Hindari Berita Negatif Soal Covid,Menhub Gandeng Youtuber Atta & Deddy

Jum'at, 18/09/2020 11:54 WIB
Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya (medialaskar.com).

Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya (medialaskar.com).

Jakarta, law-justice.co - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku sudah menghubungi Youtuber Atta Halilintar dan Deddy Corbuzier untuk menghindari berita negatif soal Covid-19. Oleh karena itu, dia mengajak operator penerbangan untuk melibatkan Youtuber atau selebgram dalam mempromosikan penerbangan.

Melansir jpnn.com, Budi Karya mengaku sudah menjelaskan mengenai teknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA) yang didunakan untuk menyaring udara di dalam kabin pesawat.

“Saya sudah menghubungi dua Youtuber, mengajak Atta Halilintar dan Deddy. Saya jelaskan tentang HEPA ke kedua orang ini. Insyaallah memberikan satu cara lain karena dengan cara-cara yang biasa, berita ini (pemberitaan mengenai Covid-19) sedemikian heavy (berat),” kata Budi Karya Sumadi saat memberikan sambutan pada diskusi virtual yang bertajuk “Intip Jurus Jitu Bandara Atasi Penyebaran Covid-19” di Jakarta.

Menurut dia, melibatkan Youtuber memberikan dampak yang signifikan dalam mengampanyekan transportasi yang aman, nyaman, sehat dan selamat kepada masyarakat. “Saya pikir lumayan itu ada lebih dari 270.000 yang hit. Deddy tadi baru dua hingga tiga jam sudah 60.000 (penonton),” ujarnya.

Budi juga mengajak para operator penerbangan untuk menggunakan cara-cara baru dalam mempromosikan dan meninggalkan cara-cara lama. “Saya ingin mengatakan kita (operator penerbangen) harus taat konsisten menyediakan waktu dan dana untuk promosi dengan cara-cara yang baru, ngomong sendiri di lingkungan sendiri siapa yang dengar. Kita butuh endorser, (bahwa) apa yang dilakukan bandara ketat banget. Orang menganggap kita (pemerintah) abai. HEPA kita sampaikan. Saya pikir apa yang bapak lakukan sudah luar biasa tinggal bagaimana meng-annoucne (mengumumkan) secar cerdas, masuk kepada ‘endorser’, kantong-kantong tertentu, tidak bisa dengan cara-cara lama lagi,” katanya.

HEPA merupakan teknologi penyaringan udara dengan filter tertentu yang bisa membunuh 99,99 persen kuman dan virus yang dipasang di kabin pesawat dengan sirkulasi vertikal setiap dua hingga tiga menit sehingga dapat meminimalisasi penularan.

Menhub mengakui sebelum pandemi rutin membaca surat kabar tiap pagi. Namun setelah pandemi ia lebih memilih untuk mendapatkan informasi lewat gawai. Ia menganggap yang tersebar di pemberitaan dengan kenyataan yang terjadi begitu berbeda, di mana dalam implementasi protokol kesehatan sudah ketat.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar