Jokowi Sebut Kasus Covid-19 Masih Terkendali, Itu Pembohongan Besar

Kamis, 10/09/2020 04:36 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: dok. Kompas)

Presiden Joko Widodo (Foto: dok. Kompas)

Jakarta, law-justice.co - Peryataan Presiden Jokowi yang menyebut kasus Covid-19 di Indonesia masih terkendali adalah sebuah kebohongan publik.

Pasalnya menurut Pengamat Politik, Gde Siriana Yusuf setiap harinya kasus penyebaran virus ini makin mengkhawatirkan.

"Jokowi tidak mampu memahami situasi pandemi, sehingga kebijakannya melawan pandemi tidak efektif dan membuat pernyataan-peryataan yang tidak mencerminkan fakta sebenarnya," kata Gde Siriana seperti melansir teropongsenayan, Rabu 9 September 2020.

Untuk itu, kata ia, Jokowi dapat dikatakan membohongi masyarakat atas parahnya pandemi.

"Mungkin maksudnya untuk menenangkan masyarakat. Tapi membohongi masyarakat atas fakta sebenarnya dapat menimbulkan respon masyarakat yang tidak semestinya. Juga dapat salah diterjenahkan di level bawah dalam menyusun kebijakan yang semestinya," ucapnya.

Bahkan, lanjut Gde, dari peryataan Jokowi itu resiko di dunia internasional ini bisa disebut rezim pembohong dan akan ditinggalkan internasional terkait pandemi.

Berdasarkan data yang masuk hingga Selasa (8/9/2020) pukul 12.00 WIB kemarin, terdapat penambahan 3.046 kasus baru.

Sehingga, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 200.035 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar