Partai Berkarya Pecah, Tommy Soeharto Minta Kader Tiru Fahri Hamzah

Sabtu, 15/08/2020 09:41 WIB
Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto (Foto: Tribunnews)

Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto (Foto: Tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Perpecahan di tubuh Partai Berkarya saat ini membuat Tommy Soeharto atau Hutomo Mandala Putra meminta-minta para kadernya untuk mengikuti jejak Fahri Hamzah. Hal itu disampaikannya agar para pengurus dan anggota DPRD yang sebelumnya berada di bawah kepemimpinannya yang takut diganti oleh kubu Muchdi.

Saat ini, Kementerian Hukum dan HAM telah mengakui kepengurusan Muchdi sebagai pengurus Partai Berkarya yang sah. Begitu pria, Tommy akan menggugat kepengurusan Muchdi ke pengadilan.

“Memang ini bukan hal yang mudah untuk kita. Akan ada banyak tecanan dan cobaan. Untuk itu saya kira bisa mencontohkan apa yang telah dilakukan kader PKS yaitu Fahri Hamzah yang enggak bisa di PAW dengan mudah, ”kata Tommy saat Silaturahmi Nasional DPP Partai Berkarya seperti dikutip dari viva.co, Jumat (14/8/2020).

Tommy meyakinkan para loyalisnya agar menempuh jalur hukum masing-masing untuk melawan ancaman. Kareana banyak hukum yang bisa diambil.

“Enggak perlu khawatir dengan ancaman-ancaman. Tadi DPW telah upaya hukum melalui perdata akan disampaikan oleh para ahli hukum kita di LBH, atau kader-kader kita yang akan berbicara tentang kepentingan Partai Berkarya dan pengurus yang dizalimi penguasa saat ini, ”jelasnya.

Selain itu, dalam krisis massa seperti saat ini, Tommy meminta semua loyalisnya di partai semakin mempererat komuni. Serta terus melakukan konsultasi dengan pakar hukum menghadapi segala ancaman. Tidak menutup kemungkinan, mereka yang tidak mengakui kubu Muchdi akan mendapatkan perlawanan.

“Demi keadilan dan keadilan, hukum akan keadilan dan keadilan itu sendiri. Apa yang dilakukan SK Menkumham 16 dan 17 bisa dianulir Cipta-cepatnya, ”tutupnya.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar