Soal Penyerangan di Solo, Habib Syech: Jangan Takut, Tenang Saja!

Kamis, 13/08/2020 11:35 WIB
Soal Penyerangan di Solo, Habib Syech: Jangan Takut, Tenang Saja! (Radar kudus).

Soal Penyerangan di Solo, Habib Syech: Jangan Takut, Tenang Saja! (Radar kudus).

Jakarta, law-justice.co - Ulama yang juga merupakan tokoh Kota Surakarta, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf ikut buka suara terkait kasus penyerangan brutal oleh kelompok intoleran di Semanggi Pasar Kliwon Solo, Jawa Tengah.

Dia menegaskan bahwa Islam itu selalu membuat kesejukan masyarakat, bukan justru membuat keributan.

"Orang yang baik, orang yang selalu mendoakan orang lain menjadi baik dan selalu menjadikan lingkungan menjadi baik karena dirinya," kata Habib Syech seperti melansir jpnn.com, Kamis 12 Agustus 2020.

Kata dia, jika ada orang yang membuat keributan dan mengaku dirinya Islam, berarti dia tidak mengetahui tentang apa arti Islam sebenarnya.

Disisi lain, dia mengapresiasi sikap kepolisian yang tanggap dan tegas dalam menangani kasus penganiayaan tersebut.

Terutama kepada Polresta Surakarta, Polda Jateng, dan Mabes Polri yang dalam waktu singkat mampu menangkap lima pelaku intoleran.

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf juga mendukung atas upaya Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi dan jajarannya dalam memberantas kelompok-kelompok intoleran di Jawa Tengah.

Habib Syech mengimbau masyarakat Surakarta untuk tidak membesar-besarkan kejadian penganiayaan beberapa hari lalu serta tidak takut dan tetap tenang.

"Jangan takut, bingung, ragu, dan tenang saja semuanya sudah selesai, dan diserahkan kepada polisi. Polisi sudah siap untuk menuntaskan permasalahan ini, mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi," imbaunya.

Dia juga mengajak umat untuk sadar bahwa hidup berbangsa dan berkeluarga tidak untuk menyakiti dan mencaci maki.

Kombes Pol. Ade Safry Simanjuntak dalam acara silaturahmi di kediaman Habib Syech didampingi Kasat Intelkam Kompol Phunky Mahendra dan Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Gatra.

Kapolresta Surakarta berkomitmen akan tegak lurus untuk memberikan jaminan keamanan yang kondusif bagi masyarakat Kota Solo.

Kapolres mengatakan bahwa polres dengan Polda Jateng telah berkomitmen bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi kelompok intoleran, baik aksi kekeraan maupun praktik-praktik premanisme.

 

 

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar