Menko Mahfud: Korupsi Era Reformasi Makin Banyak Dibanding Orba

Rabu, 12/08/2020 06:17 WIB
Mahfud MD (Finroll.com)

Mahfud MD (Finroll.com)

Jakarta, law-justice.co - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Kemananan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyatakan, korupsi di era demokrasi lebih ganas dibandingkan saat orde baru.

Bahkan menurut dia, orupsi di era reformasi bahkan lebih terstruktur.

"Faktanya korupsi makin banyak, sejak era reformasi korupsi makin kurang enggak dari orde baru? Tidak itu makin banyak," katanya seperti melansir mediaindonesia.com, Selasa 11 Agustus 2020 kemarin.

Kata dia, saat masa demokrasi korupsi dilakukan secara berjamaah. Tiap orang bisa melakukan korupsi dengan dalih demokrasi.

"Sekarang semua orang karena demokrasi, karena kebebasan itu sudah melakukan korupsinya sendiri-sendiri melalui berbagai bidang," ujarnya.

Selain itu dia menjelaskan contoh lain sikap korupsi di tengah demokrasi yakni, lobi-lobi pasal. Dia menegaskan, lobi-lobi pasal sudah sering terjadi antaranggota parlemen.

"Misalnya gini, kalau mau membuat sesuatu yang salah dibuatlah undang-undangnya melalui DPR, berdebat-berdebat akhirnya tawar menawar, kalau anda masukkan pasal ini nanti saya masukkan pasal itu. Kalau anda minta ini nanti saya minta itu," ucapnya.

Mahfud menambahkan, sikap koruptif ini bukan didasari oleh sistem ideologi negara.

Namun, kata dia, sikap koruptif terlahir dari sikap tamak pimpinan lembaga atau instansi negara.

"Karena jalan untuk korupsi itu sering sekali disepakati melalui kekuatan formal demokratis sehingga di situlah korupsi itu masuk," tandasnya.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar