Walau Tiket Kereta Ludes saat Idul Adha, KAI Akui Belum Untung

Rabu, 12/08/2020 00:44 WIB
PT KAI juga melakukan kegiatan sosialisasi ke penumpang tentang virus Corona juga membagi-bagikan masker pada Jumat (31/1). Robinsar Nainggolan

PT KAI juga melakukan kegiatan sosialisasi ke penumpang tentang virus Corona juga membagi-bagikan masker pada Jumat (31/1). Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengaku masih belum memiliki keuntungan walau pun tiket kereta api jarak jauh ludes terjual pada saat libur Idul Adha kemarin.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan, tingkat okupansi maksimal juga dapat diraup selama satu hari sebelum Iduladha. KAI saat ini masih memberlakukan tingkat kapasitas maksimal sebesar 70 persen untuk jaga jarak tetapi tiket terjual habis.

Tak hanya itu, untuk periode setelah libur idul adha, KAI juga bisa meraup tingkat penjualan yang optimal pada akhir pekan. Didiek berpendapat hal ini sebetulnya menunjukkan animo masyarakat yang masih tinggi.

“Apakah untung? Kami belum mendapatkan keuntungan dari ini, tetapi bisa menutup biaya tetap yang selama ini menjadi beban kami,” katanya seperti dikutip dari Bisnis Indonesia, Selasa (11/8/2020).

Hal itu kata Didiek, bisa memberikan semangat bagi KAI untuk membangkitkan animo pelanggan dalam memanfaatkan perjalanan kereta api. Meningkatnya pengguna, kata dia, bisa mendorong terwujudnya tatanan normal baru di level selanjutnya.

Didiek mengharapkan dengan demikian pihaknya bisa berkoordinasi dengan kementerian perhubungan untuk secara perlahan menambah kapasitas dari saat ini yang hanya diizinkan sebesar 70 persen. Termasuk protokol kesehatan yang kembali disesuaikan dengan tingkat okupansi yang ikut naik.

Untuk menggerakkan animo masyarakat, KAI gencar melakukan promosi penjualan termasuk ketika menjelang HUT Kemerdekaan RI ini. Promo tersebut yakni diskon tiket Kereta Api Jarak Jauh hingga 25 persen dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)

Share:



Berita Terkait

Komentar