Ingatkan Jokowi, Dahlan: Pertaruhan Ekonomi Terjadi di Triwulan III

Jum'at, 07/08/2020 15:32 WIB
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebut pertaruhan terakhir ekonomi Jokowi pada Triwulan III (RMOLSumbar)

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebut pertaruhan terakhir ekonomi Jokowi pada Triwulan III (RMOLSumbar)

Jakarta, law-justice.co - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan pertaruhan terakhir ekonomi pemerintahan Jokowi terjadi pada Triwulan III tahun 2020. Hal itu disampaikan Dahlan menyusul pertumbuhan ekonomi di kuartal II yang mengalami kontraksi atau minus 5,32 persen.

Menurut Dahlan, jika pemerintah tidak mengantisipasinya dari saat ini, maka Indonesia bis jatuh ke jurang resesi.

"Taruhannya adalah triwulan ke-3 sekarang. Kalau triwulan 3 ini juga minus, resmilah Indonesia berada dalam keadaan resesi," kata Dahlan seperti dikutip dari wartaekonomi, Jumat (7/8/2020).

Dia menduga pemerintah akan melonggarkan kebijakan soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar aktivitas perekonomian bergerak cepat. Namun, ancamannya adalah kasus baru makin banyak.

"Taruhannya ada di jumlah penderita baru covid-19. Bisa jadi jumlah penderita baru akan terus naik. Namun, sepanjang masih di bawah 2.000/hari rasanya tidak akan dianggap berat," jelas Dahlan.

Meski negara lain telah mengalami resesi lebih dulu seperti Singapura dan Amerika Serikat (AS), Dahlan menyebut kasusnya tidak bisa disamakan dengan Indonesia. Dua negara itu dinilai lebih kaya sehingga warganya tidak akan sesulit Indonesia.

"Tentu kita tidak bisa merasa masih beruntung hanya minus 5,3%. Singapura memang minus 42%, tapi itu tidak membuat Singapura sulit. Singapura sudah terlalu kaya untuk dianggap sulit. Demikian juga Amerika. Sedang kita minus 5,3% sangatlah sulit karena posisi awal kita yang masih miskin," tutupnya.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar