Usai Konflik, Tommy Jadi Ketua Dewan Pembina Berkarya, Ada Deal Apa?

Kamis, 06/08/2020 12:08 WIB
Usai Konflik, Tommy Jadi Ketua Dewan Pembina Berkarya, Ada Deal Apa? (Polkrim).

Usai Konflik, Tommy Jadi Ketua Dewan Pembina Berkarya, Ada Deal Apa? (Polkrim).

Jakarta, law-justice.co - Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto diangkat menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya kubu Ketua Umum Muchdi Purwopranjono (Muchdi Pr).

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya kubu Muchdi Pr, Badarudin Andi Picunang mengatakan, masuknya nama Tommy di kepengurusan Berkarya ini dianggap sebagai bentuk penghargaan atas jasanya terhadap partai.

"Nama HMP sebelumnya sudah ada sebagai Ketua Dewan Pembina sejak partai ini dibentuk. Ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada beliau untuk bersama-sama membesarkan partai ini," ucapnya seperti melansir detik, Kamis 6 Agustus 2020.

Dia memastikan tidak ada lobi-lobi politik antara kubu Muchdi hingga menetapkan Tommy sebagai Ketua Dewan Pembina.

"Tidak ada, semua niatnya sama, untuk perbaikan partai," ucapnya.

Seperti diketahui, Partai Berkarya kubu Muchdi Pr mengklaim telah mendapat surat keputusan (SK) pengesahan kepengurusan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). SK tersebut mengesahkan Muchdi sebagai Ketum dan membatalkan kepengurusan Ketum Tommy Soeharto.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI telah menerbitkan Surat Keputusan tanggal 30 Juli 2020 Nomor: M.HH-17.AH.11.01 TAHUN 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin Karya (Berkarya) periode 2020-2025 dan telah mencabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.HH-04.AH.11.01 TAHUN 2018 tanggal 25 April 2018 tentang Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2017-2022," ungkap Picunang dalam keterangan tertulis.

Dia menegaskan, SK Kemenkum HAM yang baru mengganti kepengurusan DPP Berkarya. Tommy Soeharto kini hanya menjabat Ketua Dewan Pembina dan Sekjen Berkarya dari yang sebelumnya Priyo Budi Santoso diganti oleh Picunang.

"Perubahan mendasar adalah Ketua Umum dari Hutomo Mandala Putra ke Muchdi Purwopranjono, Sekretaris Jenderal dari Priyo Budi Santoso kembali ke Badaruddin Andi Picunang dan Ketua Dewan Pembina tetap, yakni Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto)," katanya.

"Tidak ada dualisme dalam kepemimpinan Partai Berkarya, kepengurusan baru hasil MUNASLUB merangkul semua pihak yang sejalan untuk memperbaiki dan membesarkan partai. Hanya 1 (satu) kepemimpinan di bawah komando Muchdi Purwopranjono sebagai Ketua Umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai Sekretaris Jenderal," sambungnya.

Selain itu kata dia, Berkarya kubu Muchdi Pr melakukan pergantian terhadap logo partai serta warna dasar bendera. Sebelumnya warna bendera didominasi kuning, kini diubah menjadi putih.

"Perubahan mendasar adalah Ketua Umum dari Hutomo Mandala Putra ke Muchdi Purwoprandjono, Sekretaris Jenderal dari Priyo Budi Santoso kembali ke Badaruddin Andi Picunang dan Ketua Dewan Pembina tetap, yakni Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto)," jelasnya.

Dia juga menyebut tak ada dualisme di tubuh Berkarya. Picunang menyatakan kepengurusan Berkarya Muchdi Pr merangkul semua pihak.

"Hanya 1 (satu) kepemimpinan di bawah komando Muchdi Purwoprandjono sebagai Ketua Umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai Sekretaris Jenderal," tuturnya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar