Survei Nomor Satu Tapi karena Minoritas Tak Dipilih DPP Gerindra

Rabu, 05/08/2020 13:27 WIB
Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan dari Gerindra Suryani Paskah Naiborhu (topmetronews)

Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan dari Gerindra Suryani Paskah Naiborhu (topmetronews)

Medan, Sumut, law-justice.co - Suryani Paskah Naiborhu berharap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subainto memilihnya untuk menjadi Bakal Calon (Balon) Wakil Wali Kota Medan dari Partai Gerindra. Pasalnya, dalam sebuah video pendek yang beredar, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Partai Gerindra mengusung Bobby Nasution dan Aulia Rahman sebagai Calon Wali Kota Medan dan Calon Wakil Wali Kota Medan dalam Pilkada Kota Medan Tahun 2020.

Meski belum da pengumuman resmi, Suryani menilai penetapan Aulia Rahman sebagai Calon Wakil Wali Kota Medan tersebut terasa janggal. Sebab, dirinya telah mengikuti seluruh tahapan untuk penentuan Calon Wakil Wali Kota Medan.
Tahapan ini dimulai dari proses pendaftaran tanggal 15 November 2019 di Kantor DPC Partai Gerindra Medan. Kemudian memenuhi syarat administrasi, memenuhi syarat kesediaan pembiayaan survei Pilkada dimana untuk Wakil Wali Kota Medan disyaratkan besaran dana sebesar Rp 20 juta.

"Di mana dana tersebut telah langsung saya setorkan ke rekening DPD Partai Gerindra Sumut pada tanggal 22 November 2019," katanya seperrti dilansir dari medanbisnisdaily.com.

Lebih lanjut, Suryani mengatakan, dirinya juga telah mengikuti tahapan penyampaian visi misi tanggal 9 Desember 2019 yang berlangsung dari pagi hingga sore hari. Dia juga mengikuti tahapan fit and proper test di Kantor DPD Partai Gerindra Sumut yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Gus Irawan Pasaribu beserta jajaran pengurus, pada tanggal 14 Januari 2020.

"Saat itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Gus Irawan Pasaribu beserta pengurus menyerahkan hasil survei kepada saya tentang Peta Elektabilitas Calon Kandidat Kepala Daerah Pada Pilkada 2020 Kota Medan. Survei itu merupakan kerja sama Partai Gerindra dengan Lembaga Pengembangan dan Pengkajian FISIP USU," ujarnya.

Menurut hasil survei itu, nama Suryani berada pada urutan paling atas, yakni 24%, kemudian disusul H Zainal Arifin (15%), Rusdi Sinuraya (14%), Kol (Purn) Indra Junjungan Nasution (14%), Nezar Djoeli (12%), Putrama Alkhairi (10%), Hamdani Simbolon (7%) dan Aditya Pranata (4%).

"Seharusnya Partai Gerindra dapat mengacu kepada hasil survei dalam memilih dan menetapkan Calon Wakil Wali Kota Medan. Ketika Partai Gerindra mengadakan kontestasi calon peserta Pilkada ke publik, maka sudah sewajarnya jika hasil dari survei tersebut menjadi acuan," katanya.

Selain itu, Suryani Paskah Naiborhu juga aktif melakukan sosialisasi dengan terjun langsung ke masyarakat sesuai dengan arahan dari Partai Gerindra.

"Jadi seluruh mekanisme partai sudah saya ikuti dan hasil survei menempatkan saya berada di posisi pertama untuk Calon Wakil Wali Kota Medan yang mendaftar di Partai Gerindra. Namun Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, telah mengumumkan nama lain sebagai Calon Wakil Wali Kota Medan dari Partai Gerindra. Hal ini membuat saya bertanya kepada diri sendiri, apakah karena saya dari golongan minoritas, sehingga saya tidak diusung menjadi Calon Wakil Wali Kota Medan?," jelas Suryani.

Suryani mengatakan, Presiden Joko Widodo sendiri dalam wawancara dengan BBC beberapa bulan lalu mengatakan, bahwa terbuka peluang bagi non muslim untuk menjadi Presiden.

"Ini demokrasi, kalau rakyat menghendaki, kenapa tidak? Dicoba saja, rakyat menghendaki atau tidak. Di beberapa gubernur non muslim juga ada. Bupati, wali kota non muslim juga ada. Kenapa tidak? Saya dulu, Wakil Wali Kota di Solo juga Katolik. Di Jakarta juga sama, Wakil Gubernur saya Kristen. Buat saya tidak ada masalah," ujar Joko Widodo dalam kesempatan itu.

Karena itu, dia tetap optimis diusung menjadi Calon Wakil Wali Kota Medan dari Partai Gerindra, meskipun berasal dari golongan minoritas.

"Saya yakin bahwa Bapak Prabowo Subianto akan selalu mengacu kepada mekanisme partai dalam membuat keputusan. DPC Partai Gerindra Kota Medan sudah mengusulkan nama saya. Lalu DPD Partai Gerindra Sumut juga sudah mengusulkan saya. Ditambah lagi dengan hasil survei yang menempatkan saya di posisi pertama. Saya mengimani itu. Dalam ajaran agama yang saya anut, iman adalah dasar dari segala sesuatu yang diharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Medan Menang," tutupnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar