Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, Begini Respon Anak Buah Jokowi

Selasa, 04/08/2020 17:51 WIB
Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Okezone)

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Okezone)

Jakarta, law-justice.co - Kehebohan soal Hadi Pranoto yang mengaku seorang profesor dan telah menemukan obat covid-19 akhirnya direspon oleh pemerintahan Jokowi. Melalui anak buahnya juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Menurut Wiku, apa yang ditemukan oleh Hadi itu tak jelas masuk dalam obat kategori apa. Sebab, bukan obat herbal yang sesuai standar dan juga tak terdaftar di pemerintah.

"Obat yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, sampai saat ini tidak jelas apakah obat herbal, obat herbal standar, atau fitofarmaka, atau hanya sebuah jamu? Obat ini sampai sekarang bukan fitofarmaka karena tidak terdaftar di pemerintah, produk ini juga bukan obat herbal terstandar karena tidak ada di dalam daftarnya," kata Wiku dalam keterangan resmi melalui akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (4/8/2020).

Wiku mengatakan, pemerintah pada dasarnya sangat menghargai upaya peneliti di dalam dan luar negeri untuk menghasilkan obat covid-19. Namun, kata dia, bukan berarti siapa pun bisa melakukan penelitian untuk obat covid-19 tanpa prosedur yang tepat.

"Tidak bisa asal mengklaim bahwa obat itu obat Covid-19 tanpa diuji terlebih dahulu. Tanpa diuji klinis, sebuah obat belum terbukti apakah berhasil menyembuhkan pasien Covid-19 atau tidak, belum diketahui efek samping bagi pasien, semua ini perlu dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Wiku lantas menegaskan bahwa setiap obat harus melewati uji klinis dan izin peredaran yang benar dan tepat. Pasalnya obat sangat terkait dengan nyawa manusia. "Tidak bisa sembarangan karena ini urusan nyawa manusia," ucap dia.

Wiku meminta peneliti dan publik figur lebih bijaksana dalam menyebarkan informasi soal penemuan obat covid-19. Terlebih lagi, informasi disampaikan secara prematur tanpa melakukan pendalaman materi.

"Jangan sampai masyarakat yang panik mencari jalan keluar, sehingga memahami sesuatu hal tidak dengan secara utuh dan benar," tutupnya.

Sebelumnya, video wawancara musikus kondang Erdian Aji Prihartanto atau Anji dengan Hadi Pranoto diketahui menimbulkan kontroversi. Dalam video itu, Anji berbincang dengan Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat covid-19. Hadi Pranoto disebut sebagai seorang profesor, pakar mikrobiologi, dan Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar