Foto Diduga Djoko Tjandra di Rutan Viral, Jonru Beberkan Pengalaman

Minggu, 02/08/2020 10:59 WIB
Foto Diduga Djoko Tjandra di Rutan Viral, Jonru Beberkan Pengalaman. (Twitter/@EnggalPMT)

Foto Diduga Djoko Tjandra di Rutan Viral, Jonru Beberkan Pengalaman. (Twitter/@EnggalPMT)

Jakarta, law-justice.co - Baru-baru ini, foto seorang pria yang diduga Djoko Tjandra tengah berada di dalam sel tahanan beredar di media sosial dan viral.

Foto Djoko Tjandra itu dibagikan oleh pegiat media sosial Enggal Pamukty melalui akun Twitternya, @EnggalPMT.

Dalam foto itu terlihat pria mirip Djoko Tjandra mengenakan baju berwarna merah marun.

Pria itu ditemani beberapa orang yang diduga aparat kepolisian. Ia tampak mengamati tempat barunya di sel tahanan.

“Melihat show unit iklan property,” kicau Enggal Pamukty dalam akun twitternya, Sabtu 1 Agustus 2020 kemarin.

Dengan nada sindiran, dia menyebut telah hadir, Tribrata Residence di pusat Kota Jakarta Selatan. Fasilitas: keamanan 24 jam, akses tol, pusat perbelanjaan, 15 menit menuju istana.

“DP mulai 50 jutaan. Senin harga naik,” tambahnya lagi.

Menanggapi itu, pegiat media sosial yang juga mantan narapidana, Jonru Ginting menanggapi informasi terkait adanya tahanan yang mendapatkan fasilitas khusus di penjara.

Jonru tidak menyalahkan rezim dengan adanya kasus tahanan yang mendapatkan fasilitas khusus di dalam penjara.

“Karena sebagai orang yang pernah masuk penjara, saya tahu bahwa itu bukan atas keinginan rezim. Penjara itu sudah seperti negara tersendiri. Paham ya?,” kata Jonru dalam akun twitter pribadinya, Minggu 2 Agustus 2020.

Penjara, kata Jonru, tidak bisa diutak-atik oleh presiden.

“Jangankan kemenkunham, presiden saja tidak bisa “mengutak-atik” penjara. Karena penjara itu sudah seperti negara tersendiri,” katanya.

“NB: Presiden yg saya maksud ini bersifat umum ya. Tidak mengarah ke nama tertentu,” tandas Jonru.

Sebelumnya, jaksa Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono mengatakan, Djoko Tjandra dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Mabes Polri, Jakarta Selatan.

“Malam ini saya menerima penyerahan Djoko Soegiarto Tjandra dalam rangka eksekusi (ke lapas) kasus cessie Bank Bali. Maka yang bersangkutan akan menjadi warga binaan,” ujar Ali Mukartono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/7).

Djoko Tjandra sengaja ditempatkan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri. dalam rangka pemeriksaan lanjutan oleh Bareskrim Polri.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar