Kakek Mengidap Demensia di Hukum Penjara Tujuh Tahun

Sabtu, 01/08/2020 21:01 WIB
Ilustrasi (Cornerstone of Recovery)

Ilustrasi (Cornerstone of Recovery)

law-justice.co -  

Pengadilan Spanyol pada hari Kamis  (30/7) memutuskan bersalah Vicktor Stemberger, seorang pria Amerika berusia 77 tahun, atas penyelundupan narkoba dan menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara. Pengadilan menolak pembelaannya bahwa ia telah ditipu.

Stemberger mengatakan kepada pengadilan provinsi Madrid bahwa dia tidak tahu soal kokain yang disembunyikan di jaketnya, atas nama seorang pria yang dia pikir perwakilan PBB. Stemberger menghabiskan lebih dari setahun dalam penahanan praperadilan sebelum persidangan dimulai awal bulan ini,

Pengadilan menyimpulkan bahwa ternyata ia membawa 2,4 kilogram kokain ketika ia singgah di ibukota Spanyol dalam perjalanan dari Sao Paulo, Brasil, ke Hong Kong. Obat itu dengan ahli dijahit menjadi empat kantong.

Veteran perang Vietnam dan mantan pelatih bisnis dari negara bagian Virginia itu mengatakan kepada pengadilan, bahwa dia diminta untuk mengambil jaket oleh seorang pria bernama Frank atau Franklin, yang dia temui setelah menerima email dari orang yang tidak dikenal.

Putusan itu mengatakan Stemberger mengaku mengambil jaket, yang katanya adalah hadiah, tetapi mengatakan dia tidak tahu ada narkoba di dalamnya. 

Pengadilan menganggap ceritanya "tidak masuk akal," dan menambahkan bahwa "tidak mungkin" bahwa ia mengambil jaket tanpa imbalan. Pengadilan juga mendenda Stemberger € 278.727 ($ 329.000).

Keluarga Stemberger mengklaim dia memiliki masalah kognitif sejak menderita cedera otak parah 15 tahun lalu. Dia tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Keluarganya di Amerika Serikat menyatakan kecewa atas putusan tersebut.

"Kami hanya tidak bisa mengerti mengapa mereka akan menghukumnya ke penjara dengan bukti semacam ini yang menunjukkan bahwa ia adalah korban," kata putranya, Victor Stemberger Jr, dalam sebuah pernyataan tertulis.

Pengacara pembela Juan Ospina menyampaikan kepada pengadilan sebuah laporan psikologis yang mengatakan kliennya menderita demensia dan bahwa kemampuan Stemberger untuk menafsirkan realitas diubah sedemikian rupa sehingga membahayakan pengambilan keputusan.

Departemen Kehakiman A.S. mengatakan kepada Spanyol bahwa mereka percaya Stemberger ditipu untuk bertindak sebagai kurir narkoba untuk jaringan kriminal Afrika Barat, seperti yang terjadi pada banyak orang tua atau orang rentan lainnya dalam beberapa tahun terakhir. (Time)

 

(Liesl Sutrisno\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar