Demokrat Minta Rayakan Penangkapan Djoko Tjandra Jangan Terlalu Lama

Sabtu, 01/08/2020 09:26 WIB
Politikus Partai Demokrat Hinca Panjaitan (Merdeka)

Politikus Partai Demokrat Hinca Panjaitan (Merdeka)

Jakarta, law-justice.co - Penangkapan buronan kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra begitu heboh beberapa hari ini. Namun, hal itu dikritisi oleh Politikus Demokrat Hinca Pandjaitan yang meminta agar keberhasilan penangkapan pria yang disebutnya Joker itu tak terlalu lama dirayakan.

Pasalnya, Djoko Tjandra menurut dia bukan otak utama dalam pelariannya selama belasan tahun. Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan Djok Tjandra dalam kasus ini hanyalah orang yang ikut arus saja.

"Djoko Tjandra itu saya sebut Joker. Ia bukan pembuka permainan. Ia hanya ikuti arus saja. Ia dipakai kala sang pemain utama terdesak. Sebab Joker bisa menjadi apa saja. Tapi sekali lagi, Joker bukan penggerak. Tapi Joker adalah penentu," kata Hinca melalui cuitannya di akun Twitter @hincapandjaitan seperti dikutip law-justice.co, Sabtu (1/8/2020).

Namun, dia mengakatan segala hal yang mau dilakukan Djoko Tjandra sudah berakhir. Karena hanya sebagai pengikut arus, dia pun meminta agar segera membuka pelaku utamanya.

"Sekarang kartu Joker sudah habis. Momen tepat untuk mencari tangan-tangan lain," tulis Hinca lagi.

Dia lantas meminta agar keberhasilan menangkap Djoko Tjandra tak terlalu lama dirayakan. Dia ingin berbagai macam pertanyaan selama ini segera dijawab.

"Mampukah kita menuntaskan sisa permainan ini? Oleh karena itu penangkapan ini jangan terlalu lama dirayakan, sebab masih banyak yang menjadi pertanyaan. Sekian," tutupnya.

Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7/2020). Dia pun kini tengah ditahan untuk kebutuhan penyidikan.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar