Mahasiswa UNS Positif Covid Usai Pesta Wisuda, Ganjar: Lepas Kontrol

Selasa, 14/07/2020 15:32 WIB
ilustrasi pesta wisuda kelulusan sarjana (detikcom)

ilustrasi pesta wisuda kelulusan sarjana (detikcom)

Solo, Jateng, law-justice.co - Sebuah pesta wisuda yang digelar di tengah pandemi covid-19 di Solo benar-benar membawa malapetaka. Sebab, akibat pesta wisuda merayakan kelulusan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu, 25 orang tenaga medis yang merupakan mahasiswa pendidikan spesialis paru di RSUD Dr Moewardi Solo terkonfirmasi positif covid-19.

Hal itu dipertegas oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengatakan penularan terjadi di saat mereka berkumpul dalam pesta wisuda tersebut.

"Indikasi-indikasinya kemarin ada yang habis wisudaan kemudian berkumpul bareng teman-temannya. Sedikit ada pesta kecil," katanya seperti dikutip dari kompas.com.

Ganjar mengatakan, mahasiswa yang baru lulus dan juga teman-teman yang ikut dalam pesta wisuda itu diduga lepas kontrol soal virus corona yang bisa menyebar saat mereka berpesta. Padahal kata dia, seharusnya mereka bisa menahan diri.

"Nah, yang begini ini kadang kita lepas kontrol," kata Ganjar.

Dengan adanya pasien yang positif usi pesta tersebut, saat ini kata Ganjar pihaknya tengah melakukan tracing di RSUD Moewardi Solo. Kini RSUD Moewardi juga sudah melakukan pembatasan terhadap pasien.

"RSUD Moewardi sudah dilakukan tindakan tracing, lalu isolasi juga sudah dilakukan. Pembatasan dilakukan sehingga tidak semua orang boleh berkunjung dengan leluasa. Yang mau menjenguk pasien jadwalnya ditata ulang dan tracingnya kita minta lakukan lebih masif lagi agar kita bisa tahu dari mana penularannya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa ada 25 orang mahasiswa kedokteran UNS yang menempuh pendidikan dokter spesialis di RSUD Moewardi Solo positif terinfeksi covid-19. Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UNS Solo Revianto mengemukakan, penemuan puluhan mahasiswa itu bermula dari satu mahasiswa yang terkonfirmasi positif covid-19.

Mahasiswa itu sedang menempuh pendidikan spesialis paru di RSUD Dr Moewardi. Berdasarkan temuan tersebut, pihak universitas melakukan tracing terhadap mahasiswa PPDS yang juga menempuh pendidikan di rumah sakit itu.

"Ada 80 mahasiswa yang kita tracing. Mereka kita lakukan pemeriksaan swab. Hasilnya ada 25 mahasiswa yang dinyatakan positif," tutur Revianto.

Dari 25 orang mahasiswa tersebut, sebagian besar dikategorikan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

"Kondisi mahasiswa semuanya baik. Hampir semua tanpa gejala. Hanya ada satu dua yang gejala ringan," tutur Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 UNS Solo Tonang Dwi Ardyanto. Kini mereka diisolasi di RS UNS.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar