Kriminolog UI: Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Orang Dekat Korban

Selasa, 14/07/2020 11:28 WIB
Tanya Pertemuan Terakhir, Polisi Periksa Kekasih Alm Editor Metro TV. (tribunnews)

Tanya Pertemuan Terakhir, Polisi Periksa Kekasih Alm Editor Metro TV. (tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Arthur Josias Simon Runturambi menduga pelaku pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo adalah orang dekat korban.

Kata dia, kesimpulan itu berdasarkan adanya kronologi kejadian. Menurut dia, dari kejadian tersebut barang- barang berharga korban satupun tidak ada yang hilang.

“Kemungkinana dugaan orang dekat ya. Karena kalau orang jauh kan misalnya kalau iya ingin mengambil harta bendanya, kan gak hilang, motor gak hilang,” katanya seperti melansir pojoksatu.id, Senin 13 Juli 2020 kemarin.

Dia bahkan juga tidak bisa menampik bila motif peristiwa pembunuhan tersebut dikaitkan dengan kehadiran orang ketiga antara hubungan asmara korban dengan sang kekasihnya.

Namun, dugaan motif ke arah asmara dinilai sangat kecil. Pasalnya, dilihat dari alur kejadian tersebut memang seperti sudah direncanakan oleh pelaku.

“Kalau orang ketiga (asmara) antara hubungannya dengan pacarnya bisa ia tapi bisa penyelidikan ya. Tapi, kemungkinan motiif pribadi lebih besar dari motiv ekonomi ya (atau asmara). Apalagi barang bukti tidak hilang ini sangat mungkin motif pribadi. Artinya ini sudah ada direncanakan kejahatan. Tapi ini perlu dibuktikan oleh polisi,” ungkapnya.

Hingga saat ini kematian editor Metro TV Yodi Prabowo masih menyisakan misteri.

Pasalnya, hingga saat ini, polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku yang tega membunuh Yodi Prabowo.

Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020).

Kasat Reskrim Polsek Pesanggrahan Fajhrul Choir mengatakan, jasad Yodi ditemukan pada pukul 11.45 WIB.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, jasad Yodi ditemukan oleh tiga anak kecil yang bermain layangan di pinggir Tol JORR.

Di tempat penemuan mayat, polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp 40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar