Nasib Manchester City di Liga Champions Diputuskan Hari Ini

Senin, 13/07/2020 11:30 WIB
Suasana Etihad Stadium jelang derbi Manchester (Foto: Manchester City Official)

Suasana Etihad Stadium jelang derbi Manchester (Foto: Manchester City Official)

law-justice.co - Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga hari ini akan mengumumkan hasil banding yang diajukan oleh Manchester City terkait sanksi larangan berkompetisi di level Eropa karena pelanggaran kesehatan keuangan dalam beberapa tahun terakhir. Putusan banding itu akan menentukan nasib City di Liga Champions musim depan.

Pada bulan Februari lalu, Pengadilan Arbitrase memvonis City bersalah dalam laporan keuangan dan aturan sponsor. Sanksi yang diberikan adalah larangan bermain di kompetisi level Eropa selama dua musim ke depan dan didenda 30 juta euro. Terkait putusan tersebut, manajemen The Citizen melakukan banding pada awal Juni lalu dan hasilnya akan diumumkan pada hari Senin (13/7/2020) siang waktu setempat.

Skenario terbaik dalam putusan banding adalah City dibebaskan dari segala tuduhan dan sanksi dicabut. Pelatih Pep Guardiola yakin bahwa timnya bisa menang di level banding.

Kasus ini bermula saat Komite Independen Keuangan klub di Eropa menemukan beberapa bukti bahwa City telah melebih-lebihkan laporan tentang pendapatan sponsornya sejak tahun 2012. City akhirnya dinyatakan bersalah dan melanggar aturan Financial Fair Play.

Putusan itu diperkuat karena selama penyelidikan, City terkesan enggan bekerja sama dengan baik. Pengadilan menduga, selama ini City terlalu mengandalkan keuangan dari pemilik klub, Sheikh Mansour. Miliarder asal Timur Tengah itu telah mengubah City menjadi klub kaya raya, bahkan mampu mengubah nama stadion menjadi Emirat Stadium yang berasal dari maskapai penerbangan milik Sheikh Mansour.

Jika banding ditolak dan mereka tetap tidak boleh bermain di Liga Champions, hal itu akan mengancam kontrak beberapa pemain penting seperti Kevin de Bruyne, Kun Aguero, dan Bernardo Silva. Mereka adalah pemain yang begitu ambisius untuk memenangkan Liga Champions. Selain itu, masa depan Pep Guardiola juga dipertanyakan meski yang berasangkutan sudah berkomitmen untuk tetap menyelesaikan kontraknya di City.

Walau begitu, beberapa pakar sepakbola menilai, Pep dan beberapa pemain penting akan memilih hengkang jika mereka harus absen dua musim dari Liga Champions.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar