Lahan Ganja Satu Hektar di Lembang Diungkap Polisi

Minggu, 12/07/2020 20:45 WIB
Polisi menemukan ladang ganja (Foto: Ist)

Polisi menemukan ladang ganja (Foto: Ist)

Jakarta, law-justice.co - Polres Cimahi membeberkan pengungkapan satu hektar lahan ganja di Gunung Cibodas, Bukit Unggul, Perkebunan Kina, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu 12 Juli 2020.

Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi dipimpin langsung Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf beserta Wakapolres, Kasat ResNarkoba dan para PJU Polres Cimahi menjelaskan saat melakukan pengecekkan pihaknya mendapatkan salah satu penggarap lahan yang menanam ganja di hutan perkebunan Kina tersebut.

Ketika tiba di lokasi, anggota yang dibekali senjata api merangsek masuk ke sebuah saung yang menjadi tempat istirahat penggarap lahan tanaman ganja tersebut.

Polisi menjelaskan selama pengecekan, akses menuju perkebunan cukup sulit untuk dijangkau, jalanan berbatu dan sempit membuat polisi harus berjalan cukup jauh hingga lokasi penanaman.

Anggota polisi yang berada di luar gubug itu, mendapati empat tanaman ganja, yang masih muda. YN pun langsung di giring keluar gubug. Dirinya diminta untuk menunjukan dimana tanaman ganja lainnya.

"Tunjukan dimana saja tanamnya," ucap anggota polisi sambil memegangi tangan YN sebagaimana dilansir Galamedianews.com.

Dibantu anggota lainnya, polisi pun langsung menyisir lereng perbukitan. Penyisiran dilakukan kurang lebih tiga jam, polisi berhasil mendapatkan ada 32 tanaman ganja muda.

Di lokasi pun, polisi mendapatkan sebuah tas berisi tanaman ganja siap edar yang sudah di-packing pelaku.

"Ini luasnya satu hektar. Ganja yang ditanam, ditutupi tanaman sayur-sayuran," kata Yoris.

Dari keterangan sementara YN, diketahui jika ladang ganja ini sudah beroperasi selama setahun lamanya. Dalam setahun, ladang ganja yang diurus YN, telah empat kali panen.

Sekali panen, pelaku bisa mendapatkan 20-40 kilogram. 1 kilo ganja ini terdiri dari 20 batang pohon.

"Kita terlambat, baru sekitar dua sampai tiga Minggu yang lalu panen terakhir, sekali panen sekitar 40 kg ganja kering keluar dari sini, sebanyak kurang lebih 1000-2000 batang tanaman ganja," ungkap Yoris.

 

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)

Share:



Berita Terkait

Komentar