Liga Spanyol

Akhirnya, Barcelona Mengaku Frustasi Mengejar Real Madrid

Minggu, 12/07/2020 10:00 WIB
Pelatih Barcelona Quique Setien (Foto: Marca)

Pelatih Barcelona Quique Setien (Foto: Marca)

law-justice.co - Barcelona sukses memangkas jarak menjadi satu poin di bawah pemuncak klasemen sementara La Liga Spanyol, Real Madrid, kala mereka menjamu Real Valladolid, Minggu (12/7/2020) dini hari. Tapi raihan itu tidak cukup karena tren kemenangan Madrid juga membaik.

Pelatih Barcelona Quique Setien dibuat pusing dengan perburuan gelar La Liga yang semakin mendekati ujung. Praktis, hanya tinggal dua laga lagi yang harus dimenangkan oleh Madrid untuk mengunci gelar juara liga.

"Saya tidak tahu apakah (cukup) untuk memenangkan La Liga karena Real Madrid memenangkan semua pertandingan mereka," kata Setien dalam koferensi pers usai laga melawan Valladolid.

Madrid menyapu bersih semua laga sejak kompetisi Liga Spanyol dimulai kembali pada Juni lalu. Sementara Barcelona, awalnya unggul dua poin di atas Madrid, harus kehilangan enam poin karena tiga kali hasil imbang melawan Sevilla, Celta Vigo, dan Atletico Madrid.

"Kami telah melakukan cukup banyak hal dan kami telah menciptakan banyak peluang. Pada akhirnya kami tidak cukup meyakinkan," ujar Setien, berkaca pada laga kontra Valladolid yang hanya mereka menangkan berkat gol tunggal Arturo Vidal.

Lebih parahnya lagi, Setien tidak punya opsi untuk mengistirahatkan beberapa pemain kunci seperti Lionel Messi. La Pulga terlalu penting untuk diistarahatkan, tapi mereka masih harus bertarung di Liga Champions melawan Napoli.

"Tentu saja," kata Setien saat disinggung apakah Messi membutuhkan jam istirahat.

Masalahnya, Barcelona tidak pernah unggul meyakinkan sejak babak pertama. Dengan begitu, Messi terpaksa harus bermain penuh sepanjang 90 menit. Messi dan penjaga gawang Marc Andre Ter Stegen adalah dua pemain yang tidak pernah absen sejak Juni.

"Jika kami mencetak lebih banyak gol di babak pertama, mungkin lebih banyak pemain akan diistirahatkan. Tim sudah lelah. Ada kegelisahan saat Anda hanya unggul 1-0, dan tim lawan bisa mencetak gol setiap saat," ucap Setien.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar