Robert De Niro: Virus Corona Memukul Finansial Saya

Sabtu, 11/07/2020 21:01 WIB
Robert De Niro mengaku tidak punya uang karena wabah virus corona (Variety)

Robert De Niro mengaku tidak punya uang karena wabah virus corona (Variety)

law-justice.co - Aktor kawakan Robert De Niro mengaku mengalami pukulan finansial akibat wabah virus corona. Hal itu ia ungkapkan di pengadilan, menjawab permintaan mantan istrinya untuk menaikkan batas kredit kartu American Express bulanannya dari $ 50.000 menjadi $ 100.000.

Pemain film “Irish Man” itu muncul melalui panggilan Skype dalam kasus perceraiannya di Manhattan dengan Grace Hightower ketika pengacaranya mengatakan kepada hakim bahwa De Niro secara tidak adil memotong uang saku Am-Ex bulanannya dari $ 100.000 menjadi $ 50.000 dan mengatakan bahwa dia dan anak-anak mereka telah dilarang masuk ke kompleks bagian utara tempat De Niro tinggal selama pandemi.

Menanggapi permintaan itu, pengacara De Niro mengatakan bahwa kliennya memotong batas kartu kredit Hightower karena dia terpukul secara finansial ketika bisnis rantai restorannya yakni  Nobu dan Greenwich Hotel telah ditutup atau ditutup sebagian selama berbulan-bulan akibat pandemi.

Pengacara De Niro, Caroline Krauss, mengatakan kepada hakim bahwa Nobu kehilangan $ 3 juta pada bulan April dan $ 1,87 juta pada bulan Mei. “Dan dia harus membayar investor $ 500.000 yang dia pinjam uang dari mitra bisnisnya sebagai modal untuk karena dia tidak punya uang tunai," kata Krauss.

Krauss juga menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan perjanjian pranikah mereka tahun 2004, De Niro hanya diharuskan membayar Hightower $ 1 juta per tahun selama dia menghasilkan $ 15 juta atau lebih dalam pendapatan dan jika penghasilannya menurun, pembayarannya akan diberikan secara proporsional.

“Manajer bisnisnya mengatakan bahwa ini adalah kasus terbaik untuk Tuan De Niro, jika semuanya mulai balik kembali tahun ini, dia akan beruntung jika dia bisa menghasilkan $ 7,5 juta tahun ini," kata Krauss.

Krauss menambahkan bahwa hasil dari film Netflix "The Irishman" sebagian besar telah dibayarkan dan dia kemungkinan akan mendapatkan hanya $ 2,5 juta pada tahun 2020 dan 2021. Dan proyek film lain yang telah dijadwalkan De Niro untuk mulai syuting musim panas ini di Oklahoma telah ditunda, Krauss menjelaskan.

“Orang-orang ini, terlepas dari penghasilannya yang besar, selalu menghabiskan lebih dari yang ia dapatkan sehingga lelaki 76 tahun yang kuat ini tidak dapat pensiun bahkan jika ia menginginkannya karena ia tidak mampu mengikuti pengeluaran gaya hidupnya,” kata Krauss. Ia menambahkan bahwa De Niro telah mulai mengurangi pengeluarannya secara dramatis.

Pengacara Hightower, Kevin McDonough, membalas, "Gagasan bahwa Mr De Niro mengencangkan ikat pinggangnya adalah omong kosong." “Tuan De Niro telah menggunakan pandemi COVID-19, saya hanya berpegang pada kondisi keuangan mantan istrinya,” kata McDonough.

"Saya bukan orang yang percaya bahwa seorang pria yang mengaku memiliki $ 500 juta dan menghasilkan $ 30 juta per tahun, tiba-tiba pada bulan Maret mengatakan ia perlu mengurangi tunjangan sebesar 50 persen dan melarangnya ke rumah,” kata McDonough.

Hakim Pengadilan Tinggi Manhattan Matthew Cooper mengeluarkan putusan sementara bahwa De Niro harus menjaga batas kartu kredit Hightower sebesar $ 50.000 sebulan dan membayarnya $ 75.000 sehingga ia dapat menemukan rumah musim panas untuk dua anak mereka, sementara De Niro dan anak-anaknya yang lain tetap berada di kompleks rumah bagian utara.

"Saya tidak mengharuskan pada titik ini bahwa Tuan De Niro mengembalikan kartu kredit menjadi $ 100.000," kata Cooper. $ 50,000 tampaknya cukup untuk menghindari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki,” tambah Cooper. (Pagesix)

 

(Liesl Sutrisno\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar