Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi & Kapolri

Rabu, 08/07/2020 09:38 WIB
Tersangka kasus penyerangan di Tangerang dan Jakarta Barat John Kei (depan) (jaringanmedia)

Tersangka kasus penyerangan di Tangerang dan Jakarta Barat John Kei (depan) (jaringanmedia)

Jakarta, law-justice.co - Tersangka kasus penyerangan dan pembunuhan, John Kei, bakal mengirimkan surat ke Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk meminta permohonan perlindungan hukum.

Kuasa hukum John Kei, Isti Novianti mengatakan, pihaknya tengah merancang surat permohonan tersebut.

Kata dia, dalam waktu dekat surat tersebut akan diberikan langsung ke Presiden Jokowi.

"Isi surat itu kami minta pertemuan dengan Pak Jokowi, kami minta perlindungan hukum agar tidak ada pihak yang intervensi baik di kepolisian atau pengadilan," ujar Isti di Kelapa Gading, Jakarta Utara seperti melansir tempo.co, Senin, 6 Juli 2020.

Hal senada juga disampaikan kuasa hukum John Kei lainnya. Anton Sudanto menuturkan, tujuan pengajuan surat tersebut untuk memastikan proses hukum John Kei tanpa intervensi.

“Kalau surat itu kami meminta pertemuan dengan Pak Jokowi kami ingin menyampaikan bahwa kami meminta perlindungan hukum agar tidak ada pihak-pihak yang intervensi. Baik itu di kepolisian, kejaksaan maupun pengadilan. Kami hanya minta perlindungan hukum, kami akan report semua perkembangan hukum yang ada terkait abang kita bang John. Siang ini kami akan jalan ke Presiden dan ke Kapolri,” ujarnya.

Seperti diketahui, John Kei dan anak buahnya ditangkap atas kasus keributan yang diwarnai penembakan di kediaman Nus Kei pada hari Minggu, 22 Juni 2020 sekitar pukul 12.30.

Berdasarkan pengakuan, aksi penyerangan itu didorong rasa sakit hati John kepada pamannya tersebut karena masalah pembagian uang hasil penjualan tanah di Ambon.

Seorang satpam dan pengendara ojek online di kompleks dilaporkan terluka akibat aksi penyerangan itu.

Sementara dari pihak Nus Kei, 1 orang anak buahnya yang bernama Yustus Corwing Rahakbau tewas terkena luka bacok.

Kediaman John Kei di Bekasi akhirnya digrebek oleh polisi untuk mengusut kasus penembakan, penganiayaan, dan pembunuhan pada hari Minggu petang.

Puluhan anak buah John Kei sempat menghalang-halangi penangkapan itu.

Polisi menyita puluhan tombak dan senjata tajam dalam penangkapan John Kei di rumahnya yang berada di Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi.

Polisi juga telah menetapkan John Kei dan 38 anak buahnya sebagai tersangka. Selain itu, 8 orang anak buah John Kei sampai saat ini masih dalam pengerjaan polisi.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar