Tantang Rektor karena Bela Anies, Kader Demokrat Siapkan Hadiah Pulsa

Senin, 06/07/2020 21:23 WIB
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (foto: Suara)

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (foto: Suara)

Jakarta, law-justice.co - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean akan memberikan hadiah berupa pulsa Rp 25.000 kepada Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar yang membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait reklamasi kawasan Ancol. Namun, itu akan dilakukan dia jika Musni Umar menjawab pertanyaan yang dia ajukan.

"Mus.. Mus..!! Kasihan banget kamu jadi orang tua masih harus juga capek-capek bangun narasi yang kocak untuk belain Anies. Apa ngga malu bikin cuitan begini Mus?. Coba sebutkan kepentingan bangsa dalam reklamasi ini, kalau kau bisa ku kasih pulsa 25 K," katanya melalui cuitannya di akun Twitter @FerdinandHaean3 seperti dikutip law-justice.co, Senin (6/7/2020).

Ferdinand menyampaikan hal itu untuk merespon cuitan dari Musni Umar soal buzzer yang menyerang Anies soal reklamasi tersebut.

"Serangan buzzerRp ke Anies yang dianggap ingkar janji tidak pada tempatnya. Serangan buzzerRp ke Anies yg dianggap ingkar janji tidak pada tempatnya. Reklamasi perluasan Taman Impian Jaya Ancol untuk kepentingan warga DKI dan bangsa Indonesia. Beda reklamasi pulau-pulau Teluk Jakarta untuk kepentingan asing dan aseng.," tulis @musniumar pada Sabtu (4/7/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberikan izin reklamasi kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Namun, keputusan itu disoroti publik.

Tapi, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan reklamasi Ancol diklaim bisa mencegah banjir. Ia menjelaskan, proyek ini bisa mencegah banjir karena lahan buatan itu dibuat dari tanah dan lumpur hasil pengerukan 13 sungai dan 5 waduk. Tanah itu disimpan di kawasan Timur Ancol dan dikeraskan hingga menjadi lahan baru.

"Perluasan kawasan Ancol sebagai lokasi yang menampung hasil pengerukan sungai juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang pada setiap tahunnya kerap terdampak banjir," ujar Saefullah di Balai Kota.

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar