4 Klub Menolak Kompetisi, Apa yang Bakal Dilakukan PSSI?

Senin, 06/07/2020 10:01 WIB
Gedung kantor PSSI di Stadion GBK (Foto:Denny Hardimansyah/Law-Justice)

Gedung kantor PSSI di Stadion GBK (Foto:Denny Hardimansyah/Law-Justice)

law-justice.co - Empat klub yang berkompetisi di Liga 1 kompak menolak untuk melanjutkan kompetisi musim 2020. Alasannya serupa, karena belum ada tanda-tanda pandemi COVID-19 bakal mereda. Lantas apa yang akan dilakukan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)?

Keempat klub itu adalah Persebaya Surabaya, Barito Putera, Persik Kediri, dan Persita Tangerang. Petinggi klub menilai, terlalu berisiko untuk memaksakan melanjutkan kompetisi.

Sebelumnya, PSSI telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2, setelah sempat terhenti pada bulan Maret lalu. Rencananya, kompetisi akan kembali mulai pada bulan Oktober mendatang.

Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya menghormati sikap yang disampaikan oleh beberapa klub yang menolak kompetisi untuk dilanjutkan.

“Saya menghormati apa yang disampaikan Persebaya, Barito Putera, dan Persik Kediri. Semua kawan kita. Nanti kita akan diskusi dengan mereka, termasuk bagaimana opsi-opsinya,” kata pria yang kerap disapa Iwan Bule itu, dilansir dari laman resmi PSSI.

Dia memastikan, PSSI telah mempertimbangkan banyak hal terkait keputusan untuk melanjutkan kompetisi yang baru berjalan tiga pekan itu.

“Yang pasti kita berharap situasi Corona sudah melandai pada Oktober mendatang,” ujar dia.

Terkait keempat klub tersebut, Iwan Bule memastikan tidak ada sanksi yang akan diberikan. PSSI akan memanggil keempatnya untuk menjelaskan pertimbangan-pertimbangan yang sudah disepakati.

"Kami akan mendiskusikan nanti lebih lanjut. Saya kira tidak ada sanksi. Degradasi aja enggak ada apalagi sanksi," ucap dia, "namanya ada saja kan situasi. Pelan-pelan ini kan masih ada tiga bulan lagi, kami akan berkomunikasi agar nanti satu persepsi. Pokoknya kami akan diskusikan."

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru tengah mengkaji beberap opsi yang mungkin diambil jika kompetisi benar-benar akan berlanjut. Beberapa di antaranya adalah pemusatan laga di Pulau Jawa, pegnhapusan sistem degradasi, hingga penambahan jumlah subsidi.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar