Survei Indeks Persepsi Risiko COVID-19

Apakah Warga DKI Jakarta Betul-betul Siap Menyambut New Normal?

Minggu, 05/07/2020 19:01 WIB
Ilustrasi New Normal (Foto: Gesuri.id)

Ilustrasi New Normal (Foto: Gesuri.id)

law-justice.co - Platform Laporcovid19 merilis hasil survei terhadap masyarakat DKI Jakarta dalam menyambut era New Nornal, Minggu (5/7/2020). Hasilnya, Indeks Persepsi Publik masih di bawah 4, yang menandakan masyarakat belum siap memasuki Tatanan Hidup Baru untuk mencegah penularan pandemi COVID-19.

Fase peralihan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke tatanan hidup baru atau New Normal hampir sebulan diberlakukan. Namun transmisi kasus menunjukkan peningkatan. Walau sempat menurun, persentase pasien positif (positivity rate) COVID-19 cenderung fluktuatif. Bahkan, pada 26 Juni 2020 positivity rate mencapai 7.1 persen. Padahal, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mensyaratkan PSBB hanya bisa dilakukan jika positivity rate di bawah angka 5 persen.

Saat masa peralihan, secara berangsur pemerintah melonggarkan kebijakan PSBB. Pasar tradisonal kembali dibuka, mal dibuka, beberapa perkantoran diizinkan kembali beraktivitas, dan transportasi publik berangsur pulih dan ramai. Pengguna Transjakarta dan Commuter Line mengalami peningkatan secara bertahap. Per Senin (28/7) pengguna Transjakarta mencapai 200.000 padahal hanya 29 rute yang berjalan.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta bahkan telah menemukan transmisi virus Corona terjadi di sejumlah pasar tradisional dengan 345 pedagang positif. Setidaknya ada 303 pasar tradisional tersebar di seluruh DKI Jakarta, namun hingga hari ini Pemprov DKI Jakarta baru melakukan pengetesan di 128 pasar.

Seiring dengan fakta-fakta tersebut, LaporCovid-19.org bersama Social Resilience Lab (NTU) melakukan survei untuk memetakan persepsi risiko warga terhadap Covid-19. Studi dilakukan dari tanggal 29 Mei hingga 20 Juni 2020 dengan lebih dari 200.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Hasil survei indeks persepsi risiko terhadap bahaya COVID-19 untuk memasuki era New Normal masih di angkat 3,46. Angka tersebut masuk dalam kategori "Kurang Siap".

"Secara keseluruhan, warga DKI belum siap untuk memasuki era New Normal setidaknya sampai tingkat persepsi resiko cukup tinggi ( di atas 4.00) sehingga perilaku keselamatan menjadi lebih baik," demikian bunyi rilis Laporcovd19.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar