Nama Menteri Hasil Reshuffle Beredar, PKS: Lebih Efektif Ganti Pelatih

Jum'at, 03/07/2020 10:21 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: CNN)

Presiden Joko Widodo (Foto: CNN)

Jakarta, law-justice.co - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) buka mengomentari soal beredar bocoran nama-nama yang bakal menempati pos-pos kementerian apabila perombakan kabinet dilakukan Presiden Jokowi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pihaknya menyerahkannya kepada masyarakat.

Kata dia, masyarakat dapat menilai dan mengkritisi sendiri soal nama-nama baru yang diisukan bakal menjadi menteri.

Dia menegaskan sikap PKS bahwa mereka tetap konsisten menjadi opisisi.

"Monggo saja, reshuffle haknya Pak Jokowi. Dan monggo saja masyarakat mengkritisi dan memberi komen pada nama-nama yang beredar. PKS insyaallah istiqomah sikap #KamiOposisi. Kita akan kawal kebijakan dan aksi pemerintah agar pembangunan optimal dan masyarakat sejahtera," katanya seperti melansir suara.com, Kamis 2 Juli 2020.

Kata dia, meski pihaknya tidak mempermasalahkan ada tidaknya reshuffle, dia menganalogikan di mana mengganti pemain di suatu tim akan menjadi kurang efektif dibanding dengan mengganti pelatihnya langsung.

"Walau kalau Manchester United kalah terus bukan Paul Pogba nya yang diganti, biasanya lebih efektif pelatihnya diganti atau mengubah diri," ujarnya.

Sebelumnya, beredar bocoran nama-nama tokoh yang dikabarkan masuk dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Dari pesan yang viral di aplikasi perpesanan WhatsApp, nama-nama tersebut di antaranya adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diisukan menjadi Menteri BUMN menggantikan Erick Thohir yang dikabarkan digeser menjadi Menteri Perdagangan.

Kemudian nama Nadiem Makarim dan Wishnutama tak lagi ada di deretan susunan itu.

Sejauh ini, isu itu memang belum bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan narasi yang beredar di WA Grup termasuk informasi bohong atau hoaks

Pasalnya, hingga saat ini jabatan Menteri BUMN secara resmi masih diemban oleh Erick Thohir. Sekretaris Presiden pun hingga Rabu 1 Juli 2020 belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perombakan atau resuffle kabinet Indonesia Maju.

Berikut susunan Menteri Kabinet Jokowi setelah Reshuffle dari isu yang beredar namun tidak bisa dipertanggungjawabkan sumbernya:

1. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Jenderal (Purn) Polisi Budi Gunawan
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhajir Effendy
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan
5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
8. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi
9. Menteri Agama: Fachrul Razi
10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Prof Dr. Mahfud MD
11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Prof. Dr. KH Haedar Nasir
13. Menteri Kesehatan: Prof. Dr. Daeng Muhammad Faqih
14. Menteri Sosial: Prof. Dr. Soetrisno Bachir
15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziah
16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan: Erik Tohir
18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrif
19. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
20. Menteri Perhubungan: Marsekal Hadi Tjahyanto
21. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G. Plate
22. Menteri Pertanian: Rachmat Gobel
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Hasto Kristiyanto
26. Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan: Sofjan Jalil
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
28. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN: Basuki Tjahya Purnama
30. Menteri Koperasi dan UKM: Agus Harimurti Yudhoyono
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali
35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin



Kepala BIN: Letjen TNI Donny Munardo
Panglima TNI: Jenderal TNI Andhika Perkasa

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar