Sebut Santri Calon Teroris, Wagub Uu Setuju Denny Siregar Dipolisikan!

Jum'at, 03/07/2020 05:45 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. (Radarcirebon)

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. (Radarcirebon)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Panglima Santri Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mendukung Umat Islam Tasikmalaya yang akan melaporkan Denny Siregar ke pihak kepolisian.

Pelaporan ini dilakukan lantaran tulisan Denny Siregar yang menuding santri sebagai calon teroris di akun facebooknya pada 27 Juni 2020 lalu.

Menurut dia, postingan Denny Siregar itu telah memfitnah para santri tahfidz dari Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Daarul Ilmi Tasikmalaya.

Sebelumnya, dalam postingan tersebut Denny Siregar menuliskan "ADEK2KU CALON TERORIS...". Dengan memakai foto para santri tahfidz dari Tasikmalaya.

Walaupun postingan tersebut sudah dihapus, Umat Islam Tasikmalaya pada Kamis, 2 Juli 2020 akan melaporkan Denny Siregar ke Mapolresta Tasikmalaya dan menuntut Denny Siregar dipenjarakan.

Massa berjumlah ratusan orang yang tergabung dalam Forum Mujahid Tasikmalaya menggelar aksi damai di depan Markas Polresta Tasikmalaya, Kamis (2/7). Aksi damai itu dilakukan karena timbulnya pernyataan dari Denny Siregar yang menyebut santri sebagai calon teroris.

Kordinator Aksi Forum Mujahid, Nanang Nurjamil mengatakan, aksi itu merupakan bentuk solidaritas warga Tasikmalaya kepada santri. Karena itu, aksi tak hanya dilakukan oleh para santri, tapi juga diikuti organisasi masyarakat (ormas) Islam, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan para tokoh pesantren di Tasikmalaya.

Menurut dia, massa aksi menuntut polisi menindaklanjuti kasus penghinaan santri yang dilakukan Denny Siregar. Apalagi sudah berulang kali Denny Siregar dilaporkan ke pihak kepolisian, tapi selalu tak tersentuh hukum.

"Karenanya, kita harap apa yang telah dilakukan terduga terlapor dapat dihukum yang setimpal. Santri, pihak pesantren dan pengajar pesantren sungguh terluka dengan postingan dia," kata dia saat aksi.

Selain melakukan aksi, massa juga membuat laporan ke Polresta Tasikmalaya. Laporan itu diterima langsung oleh Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Anom Karibianto. Anom mengatakan, pihaknya akan segera melakukan tindak lanjut atas laporan masyarakat.

"Kita akan segera tindak lanjuti. Diharapkan masyarakat tetap tenang," kata dia.

Berikut video pernyataan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum:

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar