MotoGP

Ducati Ungkap Alasan Beri Izin Dovizioso Balapan Motocross

Kamis, 02/07/2020 19:15 WIB
Motor Ducati Andrea Dovizioso melaju kencang di sirkuit Redbull Austria (Foto: Autosport)

Motor Ducati Andrea Dovizioso melaju kencang di sirkuit Redbull Austria (Foto: Autosport)

law-justice.co - Ducati akhirnya membeberkan alasan mengapa memberi izin pembalapnya, Andrea Dovizioso, untuk turut serta dalam balapan Motocross, Minggu (28/7/2020), yang berujung pada cidera patah tulang selangkangan kiri. Disebutkan, pebalap 34 tahun itu butuh rangsangan sebelum kompetisi MotoGP 2020 resmi dibuka.

Direktur olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, membenarkan bahwa mereka telah memberi izin Dovi untuk balapan Motocross, di trek Monte Coralli, Faenza. Kendati mereka tahu ada risiko besar, tapi tidak mampu mencegah pembalapnya untuk tetap turut serta.

"Meskipun kami tahu bahwa Motorcross adalah kegiatan yang menimbulkan beberapa risiko, kami masih mengizinkan Andrea untuk berpartisipasi dalam lomba regional ini karena dia telah menjelaskan kepada kami bahwa dia perlu menemukan kembali rangsangan dan sensasi yang hanya bisa diberikan oleh kompetisi nyata," kata Ciabatti, dilansir dari Crash.

Dovizioso telah menjalani operasi untuk mengeraskan tulangnya pada Kamis (1/7/20200 malam. Pembalap asal Italia itu memiliki waktu lebih dari dua minggu untuk pulih sebaik mungkin sebelum mengendarai Desmosedici dalam tes Jerez Resmi, diikuti dengan akhir pekan balapan pembukaan musim pada 19 dan 26 Juli.

"Di sisi lain, Motorcross juga merupakan disiplin yang dengannya banyak pembalap MotoGP berlatih secara teratur. Jadi, pada akhirnya, kami harus lega bahwa cedera itu tidak memiliki konsekuensi serius dan bahwa Andrea akan dapat balapan di awal kejuaraan 2020 di Jerez," lanjut Ciabatti.

Rekan setim Dovizioso, Danilo Petrucci , juga penggemar berat Motocross tapi dia tidak ikut serta dalam lomba pada hari Minggu lalu. Petrucci sudah memutuskan untuk hengkang ke KTM pada musim 2021.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar