Publik Tagih Janji Denny JA Soal Virus Corona Selesai Juni 2020

Rabu, 01/07/2020 15:49 WIB
Konsultan politik dan penulis, LSI Denny JA (Foto: seruji)

Konsultan politik dan penulis, LSI Denny JA (Foto: seruji)

Jakarta, law-justice.co - Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA pernah merilis hasil risetnya yang menyebutkan kasus covid-19 akan berakhir Juni 2020. Namun, kenyataannya hasil riset tersebut tak terbukti sama sekali.

Jangan kan selesai, yang ada kasus covid-19 malah terus melonjak sepanjang bulan Juni 2020. Lantas, publik pun menagih janji dari Denny JA tersebut.

Adalah dokter Berlian yang menjadi pemilik akun Twitter @berlianidris menyindir hasil riset Denny JA. Dia tak menagih janji Denny Ja, tetapi menyampaikan ucapan terima kasih, karena tanggal 1 Juli 2020 sudah tidak ada kasus covid-19. Meski hal itu hanyalah berdasarkan hasil riset Denny JA.

"Alhamdulilah, mulai hari ini wabah Corona di Indonesia dinyatakan selesai. Nantikan survei selanjutnya yang akan membuktikan," tulisnya seperti dikutip law-justice.co, Rabu (1/7/2020).

Sementara itu akun @Kanseulir menilai hasil riset Denny JA adalah sebuah hoaks.

"Riset LSI Denny JA: 99% Kasus Corona di RI Tuntas Bulan Juni 2020. 99% Riset LSI Denny JA Itu Hoaks.. Bukan 100%? 1%-nya Bonus!," tulisnya sambil tertawa.

Lebih ngeri lagi disampaikan oleh @christWamea. Dia sudah mengingatkan Denny JA akan hasil risetnya sejak tanggal 30 Juni 2020 kemarin. Dia mengatakan hasil riset Denny JA itu bohong, sebab kasus di Papua malah makin meningkat.

"Perkembangan Covid di Papua terus mengalami peningkatan. Pertanggal 29 Juni 1686 orang positif. Sementara pertanggal 30 Juni hari ini 1719 org positif. Ini berarti riset LSI DENNY JA yang mengatakan wabah corona di Indonesia selesai Juni 2020 bohong dong," tulisnya

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar