Bantah Risma Ngaku Sulit Hubungi RSUD, Dirut: Belum Pernah Dia Nelpon!

Rabu, 01/07/2020 10:25 WIB
Bantah Risma Ngaku Sulit Hubungi RSUD, Dirut: Belum Pernah Dia Nelpon! (gelora.co).

Bantah Risma Ngaku Sulit Hubungi RSUD, Dirut: Belum Pernah Dia Nelpon! (gelora.co).

Jakarta, law-justice.co - Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya, Joni Wahyuhadi mengaku dirinya belum pernah dihubungi oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Hal ini dia sampaikan sebagai respon dari pengakuan Risma yang mengakui kesulitan menghubungi RSUD dr Soetomo terkait penanganan pasien Covid-19.

Kata dia, dirinya tidak mungkin menghubungi Risma. Pasalnya dia hanya merasa hanya sebagai rakyat biasa di Kota Pahlawan.

"Kalau saya nelepon Ibu Wali Kota (Risma) kan enggak mungkin. Saya kan rakyat biasa. KTP saya Surabaya. Kecuali kalau Ibu Wali Kota nelepon saya, saya baru berani nelepon. Tapi, belum pernah," katanya seperti melansir republika.co.id, Senin 29 Juni 2020.

Dia malah menanggapi keluhan Risma tersebut dengan candaan. Kata dia, jika yang dimaksud dihubungi Risma adalah dr Soetomo, jelas tidak akan bisa. Pasalnya, menurut dia, dr Soetomo sudah sangat lama meninggal, artinya sudah tidak mungkin bisa dihubungi.

"Tentang apa yang disampaikan Ibu Wali Kota sulit menghubungi dr Soetomo, ya iya wong dr Soetomo sudah lama meninggal. Tetapi, sebetulnya kami kan orang Surabaya, Soetomo ada di Surabaya, kalau kepala dinas (kesehatan Surabaya) telepon kami mau ke Soetomo, monggo Ibu monggo, apa yang dicari?" ujarnya.

Dia menambahkan, hubungannya dengan Risma sangat baik. Joni bahkan mengaku dirinya sangat menghormati Risma.

Dia pun mempersilakan jika Risma mau berkunjung ke RSUD dr Soetomo. Namun, dia tidak menyarankan saat ini. Pasalnya, di RSUD dr Soetomo banyak pasien positif Covid-19.

"Saya sangat menghormati beliau. Ada buktinya saya sangat menghormati dan menghargai beliau. Ndak usah diceritakan, nanti saya dikira mengungkit-ungkit masa lalu. Kalau mau tindak (datang) ke Soetomo monggo. Cuma kalau sekarang mungkin jangan. Karena mungkin banyak Covid-19," ucapnya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar