Pecandu Narkoba Terbanyak di Sumut, Edy Rahmayadi Salahkan Jalan Tikus

Selasa, 30/06/2020 17:59 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Medcom.id)

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Medcom.id)

Medan, Sumut, law-justice.co - Provinsi Sumatera Utara kembali menjadi sorotan publik. Sebab, sebelumnya provinsi yang kini dipimpin oleh Edy Rahmayadi itu menjadi provinsi terkorup di Indonesia, dan kini malah menjadi provinsi dengan pecandu narkoba terbanyak di Indonesia.

Terkait hal itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyalahkan banyaknya jalan tikus atau jalur ilegal, sehingga peredaran narkoba begitu masif.

"Bukan soal peringkat narkoba ini, persoalannya pintu tikus kita cukup banyak," kata Edy seperti dikutip dari detikcom, Selasa (30/6/2020).

Menurut dia, pengawasan di jalur tikus ini sangat sulit dilakukan oleh aparat. Oleh karena itu, dia meminta kerja sama dengan berbagai elemen untuk memberantas peredaran narkoba di Sumut.

"Mengawasinya cukup susah, kesadaran masyarakat kita inilah, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat ini kita harus bekerja sama untuk melakukan ini. Kalau nggak, nggak cukup itu aparat untuk mengawasi ini," jelas Edy.

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya menyebut Sumut merupakan daerah dengan pecandu narkoba terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data BNN pecandu di Sumut lebih dari 1 juta orang.

"Khusus di Sumut, pada survei yang lalu Sumut menduduki peringkat ketiga, rangking ketiga di Indonesia dalam hal penyalahguna narkoba. Sekarang ini peringkat satu, rangking satu. Rangking satu terbanyak pecandu narkoba di provinsi ini. Lebih dari satu juta orang," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, di Kantor BNNP Sumut.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar