Jiwa Leadership Risma Dinilai Kurang, Bagaimana Mau Pimpin Jakarta?

Selasa, 30/06/2020 09:05 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (kawanuainside.com)

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (kawanuainside.com)

Jakarta, law-justice.co - Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam mengkritisi sikap Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang menangis dan bersujud di hadapan tenaga medis.

Kata dia, hal itu memperlihatkan jiwa leadershipnya kurang memadai sebagai pemimpin nomor 1 di Surabaya.

Dia mengaku heran dengan sikap Risma yang biasanya sering menunjukkan sikap temperamental, tapi kini berubah menjadi lemah.

“Bagaimana mungkin seorang pemimpin sampai nyungkem-nyungkem seperti itu. Saya lihat beliau juga terlalu temprament dan suka marah-marah," ucapnya seperti melansir rmol.id, Selasa 30 Juni 2020.

Menurut dia, seorang pemimpin seharusnya dapat bekerja secara smart mengatasi persoalan yang ada di wilayahnya.

Dia menegaskan, sosok Risma tidak cocok menjadi gubernur DKI Jakarta sebagaimana didengungkan selama ini. Sebab, kondisi DKI lebih majemuk dan masalah yang ada lebih kompleks.

"Pemimpin itu tidak seperti itu, pemimpin itu smart, kalau kerjaannya marah, nyungkem-nyungkem ya diragukan kepemimpinannya. Gimana mau mimpin DKI Jakarta yang masyarakatnya multikultural? Jangan-jangan bisa seperti Ahok kedua," ujarnya.

Dia menyarankan agar Risma segera melakukan pembenahan gaya kepimpinannya dengan mengedepankan rasionalitas dibanding perasaan.

Apalagi gaya sungkeman dan sujudnya bertentangan dengan kebijakan PSBB yang diperpanjang.

"Kok tiba-tiba nyungkem-nyungkem karena angka positif Covid-19 masih tinggi, padahal PSBB sebelumnya minta dihentikan. Ini kan kontradiktif. Rakyat makin tidak simpatik dengan gaya-gaya kepemimpinan seperti Risma, makin tidak menunjukkan kelas seorang pemimpin," tegasnya.

Sebelumnya, Aksi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sujud lalu menangis di hadapan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dinilai sebagai drama oleh warganet. Oleh karena itu mereka meminta agar Risma segera mundur dari jabatannya saat ini.

"Lebih baik mengundurkan diri saja Bu Risma. Daipada`drama` terus yang menjadi usaha pelampiasan kinerja," tulis pemilik akun Twitter @podoradong seperti dikutip law-justice.co, Senin (29/6/2020).

Risma kembali mmebuat heboh dengan aksinya yang menangis sambil sujud di depan dokter Rumah Sakit Umum dr Soetomo di Surabaya. bahkan, dia juga mengaku goblok dan tak pantas menajdi Wali Kota Surabaya. Hal itu terkait penanganan covid-19 di Kota Surabaya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar