Geser DKI Jakarta, Sumatera Utara Jadi Peringkat 1 Tentang Narkoba

Senin, 29/06/2020 15:27 WIB
BNN tangkap 6 orang dan sita 40 Kg sabu di Sumut-Aceh (Datuk Haris-detikcom)

BNN tangkap 6 orang dan sita 40 Kg sabu di Sumut-Aceh (Datuk Haris-detikcom)

law-justice.co - Provinsi Sumatera Utara menjadi daerah dengan pecandu narkoba terbanyak di Indonesia. Diperkirakan daerah Sumatera Utara (Sumut) memiliki 1 juta lebih pengguna narkoba.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam konferensi pers di BNNP Sumut, Senin (29/6/2020) mengatakan Sumatera Utara mengalami kenaikan dalam soal peredaran narkoba. Hal itu terlihat dari survei yang lalu dimana Sumut berada di peringkat 3 dan kini menjadi peringkat 1 dalam penyalahgunaan narkoba menggeser DKI Jakarta.

"Khusus di Sumut, pada survei yang lalu Sumut menduduki peringkat ketiga, rangking ketiga di Indonesia dalam hal penyalahguna narkoba. Sekarang ini peringkat satu, rangking satu. Rangking satu terbanyak pecandu narkoba di provinsi ini. Lebih dari satu juta orang," kata Arman Depari.

"Mengalahkan DKI yang pada waktu lalu menduduki peringkat satu, Kalimantan Timur ini jauh lebih menurun dan juga Sumatera Selatan yang saat ini menduduki posisi kedua," ucapnya.

Arman mengingatkan tingginya pecandu narkoba di Sumut merupakan masalah bersama. Dia mengatakan hal ini harus ditangani dengan serius.

"Ini menjadi catatan kita semua," sebut Arman.

Arman kemudian memaparkan pemicu tingginya pecandu narkoba di Sumut. Salah satunya jumlah penduduk yang besar dan juga wilayah yang dekat dengan negara lain serta menjadi salah satu pintu masuk penyelundupan narkoba.

"Di samping jadi pintu masuk, ternyata memang penduduk Sumut adalah pasar yang terbesar di kawasan Sumatera ini. Perlu menjadi perhatian kita, karena pangsanya, sasarannya adalah anak-anak muda kita, generasi milenial," sebut Arman.

(Bona Ricki Jeferson Siahaan\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar