Ini Alasan Luhur JK Minta Rumah Ibadah Dibuka Lebih Dulu Daripada Mal

Kamis, 04/06/2020 07:05 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (The Truly Islam)

Wakil Presiden Jusuf Kalla (The Truly Islam)

Jakarta, law-justice.co - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meminta kepada pemerintah untuk terlebih dahulu membuka tempat ibadah ketimbang pusat perbelanjaan atau mal setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) fase III di Jakarta berakhir.

Alasan mantan Wakil Presiden itu meminta rumah ibadah harus lebih dulu dibuka daripada mal, perkantoran maupun pasar ialah karena suatu negara harus ada `ruhnya` dan berdoa.

Jika tak diperpanjang, PSBB tahap III di DKI Jakarta berakhir hari ini Kamis (4/6/2020).

“Jadi kenapa masjid dahulu yang dibuka sebelum yang lain karena suatu negara harus ada rohnya, roh keagamaan kita mesti berdoa. Nanti setelah ini baru kantor dan mal bisa buka,” ujarnya seperti melansir bisnis.com, Rabu (3/6/2020).

Tidak hanya masjid, kata JK, gereja dan rumah ibadah lainnya juga harus dibuka.

Pasalnya kata dia, suatu bangsa harus mempunyai roh sebagaimana dalam sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. Selain itu, bangsa Indonesia memperingati 1 Juni sebagai Hari Pancasila.

“Karena itu setelah PSBB di Jakarta dibuka, maka doa akan menjadi roh bagi kota tersebut untuk memulai hidup normal baru,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk membuka masjid agar bisa kembali digunakan untuk menjalankan ibadah berjamaah, setidaknya ada 3 unsur protokol kesehatan yang harus dilakukan.

Tiga unsur tersebut, yakni jemaah bisa salat menggunakan masker, salat dilakukan dengan menjaga jarak fisik, dan cuci tangan sebelum ke masuk masjid.

"Tempat paling disiplin protokol kesehatannya adalah rumah ibadah, makanya dibuka pertama adalah masjid," tegasnya.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar