Pengamat : New Normal Bakal Dibarengi Sentimen Positif Pasar

Minggu, 31/05/2020 17:47 WIB
Ilustrasi pasar bursa (Foto;Alinea.id)

Ilustrasi pasar bursa (Foto;Alinea.id)

Jakarta, law-justice.co - Kebijakan New Normal yang akan diberlakukan pemerintah di beberapa daerah diyakini akan dibarengi sentimen positif pasar.

Menurut Direktur PT Anugrah Mega Investama Hans Kwee, ada beberapa sentiment yang mungkin mempengaruhi pergerakan IHSG dalam skenario new normal pekan depan.

“Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat diawal pekan dan rawan aksi profit taking di akhir pekan. IHSG berpotensi konsolidasi menguat di pekan ini dengan support di level 4700 sampai 4541 dan resistance di level 4800 sampai 4975,” terang Hans Kwee, di Jakarta, Minggu (31/5/2020).

“Pelonggaran pembatasan sosial di berbagai Negara dan belum ada tanda-tanda gelombang ke dua Covid 19 mnejadi sentimen positif pasar,” tambah dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, perkembangan penelitian untuk menemukan vaksin Covid 19 akan selalu menjadi perhatian pelaku pasar.

Selain itu, peluang Amerika Serikat mengenakan sanksi terhadap perusahaan dan pejabat China atas situasi yang terjadi di Hong Kong. Ini mungkin akan menjadi perhatian pasar.

Ia mengatakan pernyataan Presiden USA Donald Trump mengisyaratkan tidak ada perubahan kesepakatan perdagangan dengan China meskipun tensi kedua negara meningkat menjadi sentiment positif di awal pekan.

“Pernyataan Trump sejauh ini mencabut kesitimewaan Hongkong seperti tidak akan menerima perlakuan keistimewaan tariff, orang Hongkong tidak bisa besar masuk Amerika, dan tidak ada dwi kewarganegaraan,” terangnya.

Pelaku pasar saat ini menurutnya masih akan mencermati ketegagan Amerika Serikat dengan China menyusul Kongres Rakyat Nasional China menyetujui RUU keamanan nasional untuk Hong Kong.

“Rencana dana pemulihan zona Eropa sebesar 750 miliar Euro menjadi sentiment positef pasar,” pungkas Hans Kwee.

(Lili Handayani\Yudi Rachman)

Share:



Berita Terkait

Komentar