Soal Isu Komunis, Fadli Zon: Dulu Nasakom yang Buat Bangsa ini Pecah Belah

Minggu, 31/05/2020 17:30 WIB
Fadli Zon. (Fajar)

Fadli Zon. (Fajar)

law-justice.co - Wakil Ketua Umum partai Gerindra, Fadli Zon mengingatkan munculnya isu Komunisme akhir-akhir ini jangan sampai memunculkan kembali pemikiran Nasakom (Nasionalis Agama Komunis). Menurut dia, dahulu Nasakom ini yang menjadi biang kerok bangsa Indonesia terpecah belah.

"Sebenarnya yang membuat resah itu karena ada pihak menolak keras TAP MPRS no.25 dijadikan konsideran. Kenapa menolak? Haluan Ideologi Pancasila ok, tapi harus tanpa komunis. Jangan jadi Nasakom (Nasionalis Agama Komunis) baru. Dulu Nasakom yang membuat bangsa ini pecah belah," cuit Fadli di laman resmi Twitter-nya, seperti dilihat, Minggu, (31/5/2020).

Fadli juga mempertanyakan terkait pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila yang bertele-tele. Menurut Dia, seharusnya pembicaraan Pancasila ini sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi, justru jika diungkit lagi ini yang harus dipertanyakan.

"Ini RUU yang sama sekali nggak penting. Hari gini masih bicara Haluan Ideologi Pancasila. Apa urgensinya?. Pancasila sudah selesai tahun 1945 -an para pemikirnya orang-orang hebat di masa lalu. Yang mau khianat pada Pancasila ya komunisme," tegas Fadli.

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD menyebut RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang dibahas sekarang tidak dimaksudkan untuk membuka pintu bagi komunisme tapi untuk menguatkan Pancasila sebagai ideologi negara.

"Yang sekarang ada bukan untuk membuka pintu bagi komunisme. Masyarakat bisa berpartisipasi ikut mengkritisi isi RUU tersebut agar bisa benar-benar menguatkan Pancasila sebagai dasar ideologi negara," kata Mahfud, Sabtu, (30/5/2020).

(Ricardo Ronald\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar