Perempuan Minum Kopi, Ternyata Manfaatnya Bikin Kaget!

Kamis, 28/05/2020 22:01 WIB
Ilustrasi (The Health Site)

Ilustrasi (The Health Site)

law-justice.co - Kopi telah menjadi salah satu minuman favorit bagi banyak orang. Meskipun tidak sedikit  yang menghindari minuman tersebut karena kuatir pada pengaruh negatif cafein yang terkandung di dalamnya. 

Tapi tahukah Anda, bahwa kopi ternyata memiliki manfaat kesehatan yang mengejutkan bagi manusia, terutama untuk kaum hawa? Dilansir dari Daily Mail, sebuah penelitian telah menemukan bahwa perempuan yang menikmati dua atau tiga cangkir kopi sehari, memiliki lebih sedikit lemak tubuh daripada mereka yang minum lebih sedikit atau tidak sama sekali.

Kok bisa? Ini karena kopi mengandung senyawa dengan sifat anti-obesitas yang menyebabkan persentase total lemak tubuh turun. Pola ini terlihat pada perempuan dari segala usia, terlepas dari apakah kopi itu berkafein atau tanpa kafein.

Perempuan yang berusia antara 20 hingga 44 dan minum dua atau tiga cangkir kopi per hari memiliki 3,4 persen lebih sedikit lemak perut dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. Dan perempuan berusia antara 45 hingga 69 yang minum empat cangkir atau lebih sehari memiliki 4,1 persen lebih sedikit lemak di perut mereka.

Secara keseluruhan para ilmuwan Inggris menemukan bahwa persentase rata-rata lemak tubuh rata-rata adalah 2,8 persen lebih rendah di antara perempuan dari segala usia, yang minum dua atau tiga cangkir kopi setiap hari.

Kopi juga memiliki efek positif pada pria tetapi perbedaannya jauh lebih sedikit. Pria yang berusia antara 20 hingga 44 yang minum dua cangkir atau lebih per hari, memiliki 1,3 persen lebih sedikit lemak tubuh daripada yang tidak minum kopi. Mereka juga memiliki lebih sedikit lemak, yaitu 1,8 persen. 

Temuan berdasarkan data di AS dan diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa kopi bisa menjadi bagian penting dari diet sehat dan dapat membantu memerangi obesitas.

Peneliti utama studi, Dr Lee Smith dari Anglia Ruskin University, mengatakan, “Penelitian kami menunjukkan bahwa mungkin ada senyawa bioaktif dalam kopi selain kafein yang mengatur berat badan dan yang berpotensi digunakan sebagai senyawa anti-obesitas.”

Ia melanjutkan, bisa jadi kopi, atau bahan-bahannya yang efektif, dapat diintegrasikan ke dalam strategi diet sehat, untuk mengurangi beban kondisi kronis yang terkait dengan epidemi obesitas. Namun Smith mengakui, temuan dari penelitian ini masih sangat terbatas, dan masih menunggu penelitian lebih lanjut untuk bisa ditegakkan. 

(Liesl Sutrisno\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar