Kapolda Jabar Geram Bripka HI Ngamuk Ditegur Petugas PSBB: Arogan!

Selasa, 26/05/2020 07:49 WIB
Tangkapan layar oknum anggota Polrestabes Bandung marah-marah saat ditegur petugas PSBB karena tidak pakai masker. (pojoksatu).

Tangkapan layar oknum anggota Polrestabes Bandung marah-marah saat ditegur petugas PSBB karena tidak pakai masker. (pojoksatu).

Jakarta, law-justice.co - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Sufahriadi memastikan menjatuhi sanksi kepada anak buahnya Bripka HI.

Sanksi itu diberikan lantaran sikap Bripka HI yang marah-marah saat ditegur petugas PSBB.

Setelah diinterogasi kata dia, anggota Satlantas Polrestabes Bandung itu dianggap bersalah dan langsung dijatuhi sanksi mutasi ke bagian Yanma Polda Jabar.

“Setelah pemeriksaan oleh Propam, yang bersangkutan dimutasi ke bagian Yanma Polda Jabar,” kata Irjen Rudy, Senin (25/05).

Dia menyayangkan ulah anak buahnya itu yang marah-marah saat ditegur petugas PSBB. Menurutnya, seorang anggota Polri tidak pantas berlaku arogan kepada siapapun.

“Sudah diperiksa yang bersangkutan ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa sebagai anggota Polri tidak boleh bersikap arogan. Justru harusnya menjadi contoh bagi masyarakat.

“Polisi tak boleh arogan, baik kepada masyarakat dan kepada sesama anggota Polri lainnya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya seperti melansir pojoksatu.id, oknum anggota Polrestabes Bandung, Bripka HI marah-marah karena ditegur tak pakai masker di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Senin (25/5/2020) pagi.

Dalam video yang beredar di media sosial, diketahui oknum polisi tersebut marah seusai ditegur karena tidak memakai masker saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Bandung Raya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bripka HI yang menggunakan mobil Fortuner berwarna hitam dengan nomor polisi D-1087-TI, melaju dari arah Baleendah menuju Ciparay.

Saat melintasi cek poin, petugas yang tengah berjaga memberhentikan mobil tersebut karena diketahui pengendara tidak memakai masker.

Petugas pos PSBB kemudian menyampaikan anjuran untuk memakai masker, namun Bripka HI yang mengendarai mobil itu tidak terima dan langsung marah-marah ke petugas.

Dalam video tersebut, Bripka HI berkata kasar kepada para petugas yang memintanya mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi corona ini. Ia bahkan mengajak petugas berkelahi.

Selain itu, oknum polisi itu bertanya kepada petugas soal lulusan angkatan berapa dengan kata-kata kasar.

Setelah itu, Bripka HI langsung tancap gas mobilnya dengan jalan mundur dan hampir menabrak kendaraan yang berada di belakangnya.

Peristiwa tersebut yang terjadi hari kedua Lebaran 1441 Hijriah viral di media sosial.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, saat dikonformasi membenarkan peristiwa yang terjadi pada Senin (25/5) pagi tersebut.

Menurutnya, Bripka HI langsung diperiksa Propam Polrestabes Bandung terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukannya.

“Benar, anggota polisi tersebut saat ini sedang diperiksa oleh Propam Polrestabes Bandung,” singkatnya saat dikonfirmasi, Senin siang.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar