Ini Pesan Gus Muwafiq Pada Pendakwah Muda

Sabtu, 23/05/2020 19:30 WIB
Gus Muwafiq (Foto: Dok. Pribadi)

Gus Muwafiq (Foto: Dok. Pribadi)

law-justice.co - Kiai Ahmad Muwafiq atau yang biasa disapa Gus Muwafiq selama ini dikenal sebagai pendakwah kharismatik yang memiliki pengetahuan luas, di samping ilmu agama. Di antara banyaknya pengetahuan, hal dasar yang harus dimiliki pendakwah muda adalah ilmu tentang keberagaman.

Tokoh Nahdlatul Ulama itu mengatakan, kita saat ini berada pada zaman dimana semua manusia saling bertemu dan berhubungan satu sama lain. Jarak yang jauh menjadi dekat karena adanya teknologi komunikasi. Orang-orang telah bersatu dalam ruang yang sempit. Kondisi ini menjadikan kita sadar bahwa manusia terlahir dengan beragam latar belakang ras, suku, dan budaya.

"Enggak ada yang bisa memilih lahir sebagai perempuan atau laki-laki. Lahir dari bapak yang ini atau itu. Kenapa bukan dari suku tertentu," kata dia saat dihubungi Law-justice.co melalui sambungan telepon, Selasa (19/5/2020).

Kiai berambut gondrong itu mengatakan, inilah saatnya bagi umat Islam untuk menyadari bahwa keberagaman itu merupakan sesuatu yang nyata. Agama harus menjadi pengayom atas keberagaman tersebut. Karena itu, setiap pendakwah atau dai harus mengajarkan toleransi kepada sesama manusia yang berbeda.

"Itulah basic dasar yang harus diajarkan hari ini. Harus toleransi, karena ada pilihan-pilihan yang tidak bisa kita tentukan. Kalau agama bisa memilih. Kalau lahir sebagai ras apa, kita tidak bisa memilih," ucap dia.

Bekas asisten pribadi Presiden RI Abdurrahman Wahid itu menambahkan, adanya teknologi digita membuat metode dakwah saat ini jadi sangat beragam. Media sosial dan channel Youtube menjadi sarana efektif untuk menyebarkan ajaran-ajaran agama.

"Ada kekhawatiran soal sanad ilmu, pasti tidak mudah tersampaikan. Tidak ketemu sama guru membuat adab orang belajar juga pasti kurang. Tapi nanti juga akan terbiasa dan ketemu metode-metode baru. Secara alamiah pasti ada cara bagaimana menyampaikan ilmu agama dengan baik," ujarnya.

(Januardi Husin\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar