Berapa Lama Virus Corona Bisa Bertahan di Rambut Anda?

Sabtu, 23/05/2020 20:31 WIB
Ilustrasi (iStock)

Ilustrasi (iStock)

law-justice.co - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet menunjukkan bahwa virus corona dapat bertahan satu hari di kain, pada stainless steel dan plastik bisa sampai empat hari. Lalu bagaimana jika virus menempel di rambut manusia? Memang belum jelas, berapa lama virus dapat bertahan di atas sesuatu yang bisa bertumbuh seperti bulu dan rambut, atau pun jenggot. 

Namun, ada kemungkinan virus dapat tetap hidup di rambut Anda selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Apakah ini berarti bahwa Anda harus mencuci rambut sesering Anda mencuci tangan? Tentu tidak!

Mencuci rambut Anda belasan kali atau lebih dalam sehari akan sangat tidak praktis. Selain itu, mencuci rambut terlalu sering justru dapat merusak mekanisme pertahanan alami kulit kepala, termasuk minyak dan bakteri ramah yang biasanya menutupi kulit kepala. Itu bisa membuat kulit kepala lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan jamur.

Kita tidak menggunakan rambut untuk membuka pintu, mendorong keranjang belanja dan membersihkan tubuh. Kecuali seseorang bersin, batuk, atau terengah-engah yang mengarah langsung ke rambut Anda, atau membelai rambut Anda dengan tangannya yang terkontaminasi virus.

Dilansir dari Forbes, ada beberapa cara untuk menjaga agar rambut tidak terkontaminasi virus. Cobalah untuk tidak menyentuh rambut jika tangan Anda mungkin terkontaminasi. Jika rambut Anda berantakan, jangan coba-coba merapikannya dengan jari-jari Anda yang kotor. 

Jadi selama Anda tidak membiarkan hal-hal ini terjadi dan menjaga jarak enam kaki atau lebih dari yang lain, rambut Anda mungkin aman. Bahkan jika tidak ada pandemi pun, mungkin bukan ide yang baik untuk membiarkan seseorang batuk, bersin, atau terengah-engah ke rambut Anda atau mengelusnya. Bahkan jika rambut telah tumbuh lebat, panjang dan kribo, tidak mungkin juga rambut bisa menangkap dan mengumpulkan sejumlah besar virus dari udara.

Jika rambut Anda terlalu dekat dengan seseorang yang bisa menularkan virus atau memegang benda yang mungkin terkontaminasi, jangan semprotkan rambut Anda dengan pembersih tangan atau disinfektan seperti Lysol. Itu bukan ide yang baik.  

Sebagai gantinya, untuk amannya, hindari menyentuh rambut sampai Anda bisa mencucinya dengan benar dengan sampo. Menyentuh rambut yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh wajah Anda dapat memindahkan virus ke wajah. 

Seperti yang Anda lakukan dengan tangan, cuci rambut secara menyeluruh dan cukup lama. Pastikan Anda keramas selama setidaknya 20 detik. 

Saat ini, masih bukan ide yang baik untuk pergi ke salon pangkas rambut. Tentu sulit bagi tukang cukur untuk mengatur jarak setidaknya enam kaki dari Anda. Selain itu, apakah Anda benar-benar yakin bahwa sisir, kuas, dan barang-barang lain yang mungkin menyentuh wajah Anda didesinfeksi secara memadai di antara pelanggan? 

Bagaimana Anda tahu bahwa tukang cukur atau stylist Anda tidak terinfeksi dan kebetulan tidak memiliki gejala? Jika tukang cukur atau stylist memakai masker dengan benar, itu bisa mengurangi transmisi virus. Namun, penularan dapat terjadi, dan orang itu dapat mencemari apa pun yang disentuhnya juga.

(Liesl Sutrisno\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar