Walau Ada Larangan Mudik, Ratusan Ribu Kendaraan Tetap Keluar dari Jakarta

Sabtu, 23/05/2020 07:30 WIB
Gerbang tol (Foto: Jasa Marga)

Gerbang tol (Foto: Jasa Marga)

law-justice.co - PT Jasa Marga mencatat, ada 367 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta dari Arah Timur, Barat, dan Selatan pada H-7 sampai dengan H-3 lebaran 2020.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Persero Dwimawan Heru menyebutkan angka ini turun 61% dibandingkan Periode Lebaran 2019.

"Pada periode H-7 s.d H-3 Lebaran 2020, yang jatuh pada 17-21 Mei 2020,  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 367.703 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. Angka ini turun 61% dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019," jelas Dwiwan melalui keterangan pers, di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39% dari arah Timur, 35% dari arah Barat dan 26% dari arah Selatan dengan rincian sebagai berikut;

ARAH TIMUR
Lalin meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:

- GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 78.013 kendaraan, turun sebesar 81% dari Lebaran tahun 2019.

- GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 64.898 kendaraan, turun sebesar 58% dari Lebaran tahun 2019.

Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 142.911 kendaraan, turun sebesar 75% dari Lebaran tahun 2019.


ARAH BARAT
Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 128.051 kendaraan, turun sebesar 43% dari Lebaran tahun 2019.


ARAH SELATAN
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 96.741 kendaraan, turun sebesar 30% dari Lebaran tahun 2019.

Untuk lalu lintas harian sejak H-7 s.d H-3 Lebaran 2020, Jasa Marga mencatat lalu lintas tertinggi untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari ketiga arah tersebut terjadi pada H-4 Lebaran tahun 2020, yaitu sebesar 87.377 kendaraan.

"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," pungkas Dwiwan.

(Lili Handayani\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar