Usai Bebas, Habib Bahar Pastikan Kembali Berjuang di Jalan Allah

Minggu, 17/05/2020 06:37 WIB
Habib Bahar bin Ali bin Smith (AyoBandung.com)

Habib Bahar bin Ali bin Smith (AyoBandung.com)

Jakarta, law-justice.co - Penceramah Habib Bahar bin Smith akhirnya bisa menghirup udara bebas bersyarat kemarin sore, Sabtu 16 Mei 2020.

Sebelumnya ia menjadi narapidana karena didakwa melakukan penganiayaan terhadap anak.

Bahar bin Smith adalah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Kabupaten Bogor, setelah divonis hukuman tiga tahun penjara.

Usai bebas seperti melansir viva.co.id, Habib Bahar menyampaikan kesan dan pesannya lewat video yang beredar viral.

Dalam Video itu, Bahar menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan mendoakannya. Teruntuk umat Islam dan para habaib, terkhusus Habib Rizieq Shihab.

Dalam video itu, Ia terlihat memakai baret merah dan didampingi beberapa orang di dalam mobil.

Berikut pernyataan Habib Bahar dalam video berdurasi 1 menit 55 detik itu:

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Pada hari ini hari Sabtu, tanggal 16 Alhamdulillah Al Fakir Bahar Bin Ali Bin Smith telah bebas dari Lapas Pondok Rajeg, berkat Rahmat Allah SWT Yang Maha Kuasa, khususnya doa para habaib para kiai, dan khususnya para ummat islam.

Alhamdulillah telah keluar dan Insya Allah bisa kembali berdakwah dan berjuang di jalan Allah SWT. Ini kita besama Bang Aziz yang megawal, juga ada panglima kumbang. Maka saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh umat Islam yang telah mendoakan dan mendukung selama ini, khususnya Al Habib Muhammad Rizieq Shihab beserta seluruh jajaran FPI, pengacara, ormas islam, alumni 212 dan pengurusnya.

Seluruh majlis taklim, umat Islam yang ada di dalam dan di luar Indonesia. Terima kasih banyak, fakir menyampaikan mudah-mudahan Allah akan membalas kebaikan antum semua.

Kita akan kembali berjuang di jalan Allah SWT. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu," kata Habib Bahar.

Seperti diketahui, Habib Bahar bin Smith sebelumnya adalah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Kabupaten Bogor, setelah divonis hukuman tiga tahun penjara.

Bebasnya Habib Bahar bin Smith tak terlepas dari program pembebasan bersyarat asimilasi Kementerian Hukum dan HAM terkait Covid-19.

Informasi itu dinyatakan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris, seperti dilaporkan Antara.

Menurut dia, ada sebanyak delapan orang yang mendapat program asimilasi di LP Cibinong. Salah satunya, adalah Habib Bahar bin Smith yang sejak 2019 menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan itu.

Masuknya Habib Bahar Smith itu dalam program asimilasi, karena sudah menjalani setengah masa tahanan sejak ia ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi pada hari ini yang bersangkutan sudah menjalani setengah masa pidana," kata Aris.

Selain itu, ia menyampaikan sedianya Smith dijadwalkan bebas murni pada 2021 mendatang. Namun karena kedaruratan Covid-19 ini, dia bisa sedikit menghirup udara segar melalui program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Kalau hak integrasinya itu pada 12 November 2020 mendatang. Saat ini dia ikut program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM," kata Aris.

Pada 9 Juli 2019 lalu, Smith divonis tiga tahun penjara dan dan denda Rp50 juta subsider satu bulan masa tahanan majelis hakim yang dipimpin Edison Muhamad memutuskan dia terbukti secara sah dan meyakinkan telah menganiaya yang masuk dalam tindak pidana.

Selain itu, perbuatan Smith juga termasuk merampas kemerdekaan orang yang mengakibatkan luka berat serta kekerasan terhadap anak.

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar