Raja Judi Indonesia Akan Sumbang Miliaran untuk Perawatan Medis Gratis

Rabu, 08/04/2020 17:46 WIB
Raja Judi dunia asal Indonesia John Juanda (kiri) (Tribunnews)

Raja Judi dunia asal Indonesia John Juanda (kiri) (Tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Seperti yang telah diketahui banyak orang, judi masih merupakan hal yang tabu di Indonesia. Bahkan judi juga dianggap sebagai kegiatan yang ilegal dan dilarang sejumlah agama yang dianut di Indonesia.

Namun siapa sangka jika kegiatan yang tabu ini justru dijadikan profesi oleh seorang pria asal Medan. Pria yang dijuluki Raja Judi Indonesia ini adalah sosok yang tak terkalahkan ketika bermain dengan lawannya.

Raja judi ini adalah John Juanda. Menurut John, seperti permainan lainnya, jika ditekuni judi pun bisa menjadi sumber penghasilan. Terbukti, pada 2014 nama John menjadi buah bibir setelah menjuarai World Series of Poker (WSOP).

Menurut Pokernews.com, John Juanda tak hanya sekali menjuarai WSOP tapi sudah lima kali. John menjuarai kompetisi tersebut pada tahun 2002, 2003, 2008, 2011, dan terakhir 2014.

Dari prestasinya menjuarai lima kali WSOP, John mendapatkan hadiah total USD 2.330.926 atau sekitar Rp28 milliar.

John sudah mengenal permainan kartu dari ayahnya sejak kecil. Apalagi, sulung dari empat bersaudara ini sering melihat ayahnya bermain judi. Hal yang paling diingat tentang ayahnya adalah kebiasaannya menenggak minuman beralkohol ketika sedang berjudi.

Sayangnya karena kebiasaan itulah sang ayah kerap menelan kekalahan. Kenangan buruk tersebut membuat John tidak akan meminum minuman keras ketika berjudi.

Meski demikian, pria yang memiliki sebutan "JJ" ini tetap memesan minuman. Minuman tersebut kemudian diberikan kepada lawannya.

Juanda mulai mengenal permainan poker ketika menempuh perjalanan ke Amerika untuk melanjutkan pendidikan S1 pada 1990. Dalam perjalanannya menggunakan pesawat, teman sebangkunya mengenalkan permainan kartu itu.

Setelah menamatkan pendidikan S1 di Oklahoma State, dia kemudian melanjutkan S2 di Seattle University. Semasa kuliah S2 itulah John mengisi waktu luang kuliahnya dengan bermain poker di kasino yang berlokasi tidak jauh dari kampus. Kebiasaan tersebut berlangsung hingga John lulus pada 1996.

Pada tahun 1999, John Juanda mengikuti kejuaraan WSOP pertamanya. Saat itu dia berhasil menduduki peringkat kesembilan dan mendapatkan hadiah uang sebesar USD 1.500. Berawal dari sanalah, pria kelahiran 8 Juli 1971 ini memutuskan untuk menjadi penjudi profesional.

Nama John Juanda di dunia poker cukup disegani, termasuk dalam World Series of Poker (WSOP) yang berlangsung di Inggirs tahun 2008 silam. Di kompetisi itu John bisa mendapatkan uang senilai Rp 19 miliar hanya dalam waktu semalam.

John Juanda mengakui jika semua kemenangannya di turnamen poker seluruh dunia tidak lepas dari campur tangan Tuhan. Oleh karena itu, sebagai bentuk terima kasihnya, dia berencana menggunakan uang hasil kemenangannya untuk fasilitas kesehatan gratis bagi masyarakat saat dirinya pensiun bermain poker nanti.

Tentu ini jadi semacam ironi, mengingat uang hasil berjudi dinilai sebagai uang haram. Namun dengan uang haram itulah John justru berniat membantu masyarakat di sekitarnya dengan menyediakan fasilitas kesehatan gratis.(keepo)

 

(Gisella Putri\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar