Seharusnya Pemerintah Prioritaskan THR Untuk Pensiunan dan Guru

Rabu, 08/04/2020 07:58 WIB
Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur. ANTARA/Zabur Karuru

Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur. ANTARA/Zabur Karuru

Jakarta, law-justice.co - Ketua Umum Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional Zudan Arif Fakrulloh mengusulkan agar pemerintah memprioritaskan pemberian THR hanya untuk pensiunan, guru, serta PNS golongan 1 dan golongan 2.

“Saya rasa mereka perlu sekali THR,” ujar Zudan dalam keterangannya, Selasa (7/4/2020).

Dia menegaskan, Korpri memahami betul keputusan negara dengan kondisi keuangan yang saat ini memang cukup berat akibat imbas dari pandemi Covid-19. Ia pun meyakini bahwa negara akan memikirkan dengan sangat baik kebijakannya.

Zudan mengingatkan, dalam kondisi seperti ini ASN termasuk ke profesi yang aman ketimbang sektor lain, seperti sektor informal yang saat ini sangat terhantam dampak Corona. Karena itu, dia menyerukan kepada para ASN untuk aksi solidaritas nasional. Salah satunya berkenaan dengan tunjangan hari raya mereka.

“Mengenai THR, dalam kondisi luar biasa ini, kita dituntut untuk berpikir dan bertindak luar biasa, termasuk ASN. Kalau bisa mari seluruh ASN sumbangkan kepada negara THR-nya untuk negara, agar negara bisa leluasa menggunakannya untuk keperluan lain,” ungkap Zudan.

Dia mengatakan saat ini THR untuk para pensiunan, ASN, TNI dan Polri bisa mencapai Rp 35 triliun dan dinilai cukup besar. Sehingga kalau para pegawai negeri, khususnya yang masih aktif bisa menyumbangkan tunjangan hari rayanya untuk negara, maka negara bisa mengalokasikannya untuk kebutuhan yang lebih mendesak.

Karenanya, THR hanya untuk pensiunan, guru, dan PNS golongan 1 dan 2. Sementara, untuk para pejabat, misalnya dari eselon I dan eselon 2, menurut dia kehidupannya sudah mencukupi.

“Apapun keputusan negara kami mendukung, tapi kalau bisa solidaritas ASN menyumbangkan THR-nya akan lebih baik,” jelasnya.

Dirjen Dukcapil Kemendagri ini juga mengajak seluruh ASN untuk menyumbangkan sebagian penghasilan mulai dari sekarang sampai dengan berakhirnya Pandemic Corona ini.

“Bila 4,2 juta ASN menyumbangkan masing-masing Rp 50 ribu/bulan, maka akan terkumpul Rp 210 miliar/bulan,” tukasnya.

Selain sumbangan dana tersebut, dapat dalam bentuk sumbangan lain yang juga dibutuhkan oleh masyarakat seperti makanan, alat alat pelindung diri, masker, sabun, hand sanitizer dan lain-lain.

“Saudaraku ASN tercinta, apapun itu kontribusi rekan-rekan semua akan menjadikan Ibu Pertiwi tersenyum dan menjadi pintu terbukanya ridho dan rahmat Allah SWT kepada seluruh bangsa Indonesia. Semoga Covid 19 segera diambil oleh Allah SWT,” pungkasnya. (krjogja.com).

(Ade Irmansyah\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar