Lari Pagi, Artis Cantik Ini Jadi Korban Begal Payudara

Senin, 06/04/2020 21:45 WIB
Ilustrasi Asusila Begal Payudara (Titik nol)

Ilustrasi Asusila Begal Payudara (Titik nol)

[INTRO]

Kejadian tak menyenangkan dialami oleh artis cantik Soraya Larasati. Ia baru saja menjadi korban pelecehan seksual. Kejadian tersebut bahkan terjadi di tempat yang terbilang banyak orang.

Semua itu diceritakan Soraya di laman instagramnya. Kala itu, artis kelahiran Jakarta, 11 Juni 1986 itu tengah melakukan aktivitas lari di kompleks rumahnya seperti biasa.

Tiba-tiba, Soraya merasa mendapatkan `tamparan` hebat. Soalnya, sebuah kejadian yang tak pernah disangka akan terjadi padanya. Soraya menjadi korban pelecehan seksual.

"Hari ini banyak pelajaran yang diambil. Dari berlari long run sekitaran komplek perumahan yang biasanya aman sentosa tidak pernah ada masalah. Menjadi `perhatian` besar buat aku dan sekaligus `tamparan`," jelas Soraya di instagram.

"Di tengah wabah covid-19 yang mengharuskan kita untuk #dirumahaja. Ternyata bukan hanya untuk melindungi kesehatan kita. Tapi melindungi kita dari tindakan kriminalitas yang ternyata makin meningkat," lanjutnya.

"Hit and Run. Tanpa sempat saya foto plat nomor kendaraannya. Karena shock bangett. Dalam kondisi berlari. Jadi saya fokus aja gitu. Tiba-tiba ada yang mencomot bagian dada saya dari belakang," terang dia.

Kejadian itu berlangsung di daerah Bintaro, Jakarta. Soraya kemudian mengimbau kepada para wanita untuk selalu waspada karena kejadian ini tentu bisa menimpa pada siapa saja.

"Tepatnya lokasi di sektor 5 bintaro depan STAN. Di situ padahal ada lalu lalang kendaraaan. Yang menjadi perhatian. Kejadian ini bisa terjadi sama siapa saja. Padahal saya berhijab dan berpakaian longgar," papar Soraya.

"Kebetulan saya juga sebenarnya lari sama suami dan teman. Tapi memang karena kesiangan larinya. Jadi rencana ketemuan di tengah-tengah. Mereka kebetulan tidak berada bersama saya pas kejadian," lanjutnya.

Kata Soraya, ini merupakan pengalaman yang sangat berbahaya. Setelah dipertimbangkan dan dibicarakan dengan suami, Soraya Larasati memutuskan membuat laporan di polisi

"Ini pengalaman yang menurut saya berbahaya sekali. Mengingat kita wanita. Dan bisa saja tindakan kriminalitas ini menjadi meningkat sampai level yang astagfirullah kita takut untuk membayangkannya," kata Soraya.

Soraya Larasati melaporkan peristiwa miris yang baru saja dialaminya ke Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Polisi sudah datang ke rumah dan saya sudah menceritakan kronologis dan mereka juga sudah cek lokasi kejadian," kata Soraya Larasati.

Ia berharap, walaupun buktinya tidak cukup kuat karena tidak banyak saksi yang melihat, setidaknya polisi bisa mewaspadai kawasan rawan itu.

"Mungkin polisi bisa pasang CCTV. Saya rasa kejadian kayak gini kan nggak mungkin terjadi di satu spot saja, bisa terjadi dimana saja dan kapan saja," katanya.

Ia pun mengimbau untuk yang suka melakukan olahraga lari untuk sebisa mungkin melakukannya di rumah. Jika akan melakukannya di luar rumah, sebaiknya tetap ada yang menemani.

"Ataupun mau di luar komplek, sebisa mungkin lawan arus kendaraan supaya bisa lebih waspada dan sebaiknya ditemani mahram. Untuk bisa melindungi diri," tutupnya. (Merdeka)

(Ricardo Ronald\Yudi Rachman)
Share:



Berita Terkait

Komentar